Berita Malang Raya

Pengedar Sabu Panik saat Ditangkap Polisi Malang, Bahkan Ia Sempat Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Pengedar sabu panik saat ditangkap polisi Malang, bahkan ia sempat lakukan hal tak terduga ini.

Pengedar Sabu Panik saat Ditangkap Polisi Malang, Bahkan Ia Sempat Lakukan Hal Tak Terduga  Ini
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Unit Reskrim Polsek Kedungkandang mengamankan Heru Yuwono (31) warga Jl Sumpil Gang I B, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang karena memiliki sabu-sabu.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi menjelaskan, Heru bersikukuh hanya sebagai kurir pengantar dengan upah Rp 200 ribu per transaksi.

Dijelaskan Suko, sebelum penangkapan tersebut, petugas Polsek Kedungkandang mendapat informasi, akan ada transaksi narkoba di Jl LA Sucipto, Gang Makam, Kecamatan Blimbing sepekan lalu.

"Atas informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapati Heru sedang berada di lokasi," ujar Suko, Kamis (31/5/2018).

Petugas berhasil mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan Heru.

Saat akan ditangkap, Heru terlihat panik dan sempat membuang sabu-sabu miliknya di halaman rumah warga.

"Namun hal itu diketahui petugas. Setelah barang bukti berhasil ditemukan, Heru tidak bisa mengelak," sambung Suko.

Petugas mengamankan barang bukti berupa 1 gram sabu-sabu.

Di hadapan polisi, Heru bersikukuh bukanlah pengedar melainkan hanya sebagai kurir.

Dia hanya diminta seseorang untuk mengantar sabu-sabu tersebut kepada konsumen.

Dalam pengakuannya, setiap pengantaran akan mendapat upah sebesar Rp 200 ribu.

"Kini petugas masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya," terang Suko.

Suko menjelaskan, Heru terancam pasal Pasal 114 Ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help