Berita Banyuwangi

Banyuwangi Siapkan Tiga Rute Mudik dan Balik Gratis, ini Syarat dan Ketentuannya

Memfasilitasi para pemudik Lebaran, Banyuwangi kembali menggelar mudik dan balik gratis.

Banyuwangi Siapkan Tiga Rute Mudik dan Balik Gratis, ini Syarat dan Ketentuannya
surya/haorrahman
Bupati Abdullah Azwar Anas menyalami para pemudik lebaran tahun lalu. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Memfasilitasi para pemudik yang hendak merayakan Lebaran, Banyuwangi kembali menggelar mudik dan balik gratis.

Ada tiga rute yang disediakan, yakni Surabaya-Banyuwangi pp, Denpasar-Banyuwangi pp, dan Malang-Banyuwangi pp.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Kusiyadi, menyampaikan, program mudik gratis ini dilakukan untuk memudahkan warga yang ingin berlebaran di kampung halamannya.

"Selain itu, mudik-balik gratis ini diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya selama lebaran," jelas Kusiyadi.

Mudik gratis akan digelar mulai tanggal 10 s/d 13 Juni 2018, sedangkan balik gratis secara serentak tanggal 24 Juni 2018.

Rute Denpasar – Banyuwangi akan dilaksanakan 10 Juni 2018. Pemkab menyiapkan 7 armada bus berkapasitas 350 penumpang, ditambah satu truk untuk mengangkut sepeda motor pemudik.

Untuk rute ini, pemkab bekerja sama dengan Ikawangi Dewata (Ikatan Keluarga Banyuwangi) untuk mengatur persiapan mudik di Bali.

"Rute mudik gratis Denpasar - Banyuwangi ini hanya dilaksanakan satu hari saja, yakni Minggu 10 Juni 2018. Pemudik akan diberangkatkan dari sentral parkir Kuta, Badung pada pukul 09.00 WITA," ujar Kusiyadi.

Selanjutnya, trip Surabaya – Banyuwangi akan dilaksanakan dalam dua gelombang, tanggal 12 dan 13 Juni 2018. Ini adalah hasil kerja sama pemkab dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Karena peminatnya banyak, disediakan 22 armada bus dengan kapasitas total 1.166 penumpang untuk dua kali pemberangkatan. Tiap gelombang menggunakan 11 bus dengan kapasitas masing-masing 583 penumpang. Pemudik akan diberangkatkan pukul 08.00 WIB, dari kantor Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Provinsi Jawa Timur, Jalan A Yani Surabaya,” urainya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help