Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Agresif Bidik Peserta BPU

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo terus agresif membidik kepesertaan.

BPJS Ketenagakerjaan Agresif Bidik Peserta BPU
surya/sri handi lestari
Peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan menerima santunan dan pembelian sembako murah  di Surabaya, Rabu (30/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo terus agresif membidik kepesertaan dari Bukan Penerima Upah (BPU). Langkah itu dilakukan mengingat jumlah pekerja informal di Surabaya masih cukup besar dan memiliki resiko pekerjaan yang sama dengan peserta penerima upah atau pekerja di perusahaan.

"Kami terus lakukan sosialisasi untuk bidik peserta BPU karena memang potensinya yang besar. Selain itu kami juga mendorong para peserta BPU untuk aktif dan disiplin dalam membayarkan preminya," ungkap Poedji Santoso, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo, disela kegiatan pasar murah bagi peserta BPU Cabang Surabaya Darmo di BG Junction, Rabu (30/5/2018).

Saat ini ada sekitar 8.000 peserta BPJS Ketenagakerjaan BPU di kantor cabang Surabaya Darmo. Dari jumlah itu, sekitar 95 persen aktif membayarkan preminya.

Untuk peserta BPU, menurut Poedji, pihaknya memiliki dua Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai) dan 10 agen dibawah kedua perisai tersebut.

"Cukup aktif dan kami targetkan akan bertambah lagi, dengan akuisisi kepesertaan BPU," tambah Poedji.

Sementara di Jawa Timur, kepesertaan BPU mencapai 10.000 lebih. Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Samino, menambahkan, saat ini pihaknya mentargetkan sebanyak-banyaknya para pekerja informal untuk menjadi peserta BPU.

"Manfaatnya sudah terbukti dan mereka cukup aktif. Target kami tahun 2018 ini bisa tambah 10.000 BPU," kata Samino.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan pasar murah untuk peserta BPU, di BG Junction Surabaya, disekitaran 350 paket. Isinya meliputi, 5 kg beras, 4 liter minyak goreng, 3 kg gula dan 2 kg tepung terigu.

"Pasar murah sembako ini merupakan dukungan kami untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran yang lebih terjangkau. Digelar di semua kantor cabang," tambah Samino.

Pasar Murah Ramadhan BPJS Ketenagakerjaan ini masyarakat bisa mendapatkan paket sembako seharga Rp 150.000/paket dijual dengan harga Rp. 75.000.(rie/Sri Handi lestari).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help