Berita Jember

BI Jember Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Penukaran Uang Baru, Tersebar di 117 Titik di Kawasan ini

Jelang hari raya Idul Fitri, masyarakat punya kebiasaan menukarkan uang dengan uang baru pecahan lebih kecil.

BI Jember Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Penukaran Uang Baru, Tersebar di 117 Titik di Kawasan ini
surya/erwin wicaksono
Suasana penukaran uang di Alun-alun Kabupaten Jember, Rabu (30/5/2018). 

SURYA.CO.ID | JEMBER - Jelang hari raya Idul Fitri, masyarakat punya kebiasaan menukarkan uang dengan uang baru pecahan lebih kecil.

Untuk mencegah peredaran uang palsu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember,  menggelar  pelayanan penukaran uang bertempat di halaman alun-alun Kabupaten Jember,  Rabu (30/5/2018).

Tahun ini BI Jember menyediakan Rp 7,2 triliun untuk melayani masyarakat Jember dalam penukaran uang. Nominal tersebut mengalami peningkatan daripada tahun lalu yang hanya Rp 4,4 triliun.

"Kami berikan pelayanan penukaran uang hari ini,  jumlah uang kartal yang kami sediakan alami kenaikan yang kita sediakan, yakni 7,2 triliun untuk saat ini lebih besar daripada tahun lalu yang hanya sekitar 4,4 triliun rupiah," terang Kepala Kantor Perwakilan BI Jember Hestu Wibowo.

Peningkatan jumlah uang kartal untuk penukaran uang pada tahun ini adalah sebagai respons akan minat masyarakat yang tinggi dalam penukaran uang pada, disamping dengan adanya libur panjang.

BI Jember menghimbau kepada masyarakat menukarkan uang di tempat yang resmi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terhindar dari peredaran uang palsu

BI Jember menyiapkan 117 titik yang tersebar di Kabupaten Jember,  Banyuwangi,  Situbondo,  Bondowoso, dan Lumajang.

"Peningkatan ini sebagai respon ya atas liburan panjang,  masyarakat butuh uang banyak saat liburan panjang jadi kami tingkatkan," tambahnya.

BI Jember menetapkan aturan bahwa masyarakat hanya diperbolehkan menukarkan uang 1 kali dan setiap transaksi pecahan hanya diperbolehkan 1 pak. Terdapat pecahan Rp 2 ribu,  Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu

"Untuk pemerataan, masyarakat hanya diperbolehkan transaksi hanya 1 kali,  jadi kalau sudah ya tidak boleh lagi, dan untuk setiap pecahan hanya diperbolehkan 1 pak saja total 3,7 juta saja per paknya," katanya.

Penukaran kali melayani transaksi penukaran non tunai,  bagi masyarakat yang tidak membawa uang tunai bisa melakukan penukaran uang dengan membawa kartu debitnya.

"Kali ini kita melayani transaksi non tunai,  jadi masyarakat yang ingin menukarkan uang dengan kartu debit bisa,  tinggal gesek di mesin edc saja," pungkasnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help