Lifestyle

Kaum Milenial Makin Tegila-gila Parfum

Penggunaan parfum tak hanya sekadar untuk membuat tubuh wangi saja. Parfum saat ini menjadi gaya hidup dan mengarah pada tren milenial.

Kaum Milenial Makin Tegila-gila Parfum
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penggunaan parfum tak hanya sekadar untuk membuat tubuh wangi saja. Parfum saat ini menjadi gaya hidup dan mengarah pada tren milenial.

Brand Manager PT Aroma Abadi selaku distributor parfum-parfum bermerek, Lia Wahyuni menuturkan, sejak tahun ini, parfum menjadi tren bagi kaum milenial dan berjiwa muda. Menjadi tren milenial, karena pengguna parfum tak hanya didominasi dewasa pria dan perempuan saja, melainkan juga generasi Z atau yang dikenal generasi milenial.

“Pengguna parfum tak hanya bapak dan ibu saja, tapi juga anak-anak. Mereka sudah kenal sosial media, sehingga mengetahui perkembangan parfum dari masa ke masa,” paparnya di sela-sela Beauty Bazzar bertema Holiday in Style di Pakuwon Mall, Selasa (29/5).

Pengguna milenial yang akrab dengan sosial media pun punya kebebasan memilih jenis parfum yang diinginkan. Dengan ekspresi kebebasan itu, maka kaum milenial tak membatasi harus menggunakan parfum sesuai gendernya. Kaum adam yang tertarik parfum perempuan bisa menggunakannya dan begitu juga sebaliknya.

“Tren saat ini, tak ada sekat gender dalam parfum. Apa yang disukai mereka, itulah yang mereka pakai,” katanya.

Sedangkan untuk penggunaan parfum, jenis parfum yang cocok sebenarnya sesuai dengan karakter si pemakai. Jika si pemakai bersifat introvert dan pendiam, maka parfum yang dipakai wanginya tak terlalu intens (kuat).

“Kalau karakternya kuat atau ekstrovert, maka wangi parfum yang dipakai harus intens,” katanya.

Adapun untuk pemakaian parfum, merek parfum terkenal, Dolce and Gabbana memperkenalkan jenis parfum Dolce Garden. Beberapa bahan dalam parfum ini dipakai, seperti Gourmand, Coconut dan Vanila.

“Dengan begitu, maka baunya akan terasa manis dan tercium vanila di dalamnya,” ujarnya.

Sementara itu, fashion blogger, Wulan Wu menilai, pemakaian parfum saat ini lebih cenderung berbau manis dan segar. Bau manis itu karena kandungan vanila, sedangkan bau segar, karena ada saripati buah-buahan di dalam parfum.

“Ini yang banyak dipakai orang saat ini,” ujarnya.

Adapun pemakaian parfum dengan bau manis atau dari vanila, lebih cocok dipakai untuk acara indoor. Sedangkan bau buah-buahan sesuai untuk kegiatan outdoor.

“Kalau saya sih lebih suka bau yang segar karena bisa untuk kegiatan di luar,” pungkasnya. 

Tags
parfum
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help