Berita Pamekasan

Kader Nasdem Pamekasan Pindah Dukungan Cabup, Ini Alasannya

Ia siap menerima konsekuensi terberat dari partai. Ia sudah menyampaikan kepada pengurus partai.

Kader Nasdem Pamekasan Pindah Dukungan Cabup, Ini Alasannya
surya/muchsin
Bacabup Pamekasan, Badrut Tamam (kanan), memasangkan baju batik, baju khas Berbaur ke Habibullah, Ketua DPC Nasdem, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Sekitar 150 warga Nasional Demokrat (Nasdem), Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, kini mengalihkan dukungannya ke pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Pamekasan, Badrut Tamam dan Raja’e (Berbaur).

Pengalihan dukungan ke pasangan Berbaur itu, dilakukan dalam acara Silaturrahmi dan Deklarasi Warga Nasdem, yang dihadiri Badrut Tamam dan Raja’e, di gedung PKPN Jl Kemuning Pamekasan, Senin (28/5/2018) malam.

Saat deklarasi, Sekretaris DPC Nasdem Tlanakan, Abdur Rasyid, membacakan pernyataan berupa 10 poin permintaan dan alasan mengalihkan dukungannya yang semula mendukung pasangan Bacabup- Bacawabup Kholifah (KH Kholilurahman – Fathor Rahman), kini ke Berbaur.

Di antara 10 poin itu yakni, berharap jika pasangan Berbaur, nomor urut 1 nanti terpilih jadi memimpin Pamekasan selama lima tahun ke depan, dapat meningkatkan  pembangunan di segala sektor, agar ke depan Pamekasan menjadi lebih baik. Seperti peningkatan ekonomi, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan menghapuskan KKN.

Sementara Ketua DPC Partai Nasdem, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Habibullah, mengatakan, ia terpaksa sekarang merubah haluan untuk mendukung pasangan Berbaur, setelah melihat perkembangan dan debat publik yang digelar KPU.

“Kami merasa cocok dengan program yang ditawarkan Berbaur untuk melakukan perubahan. Sebab untuk mengubah Pamekasan yang lebih baik, haruslah dilakukan orang Pamekasan asli. Lahir di Pamekasan, dari kecil hingga dewasa tinggal di Pamekasan, sehingga mengerti karakter dan budaya masyarakat Pamekasan,” ujar Habibullah.

Habibullah yang bertindak koordinator dalam deklarasi ini mengakui, jika tindakannnya akan berakibat pada posisi didirinya.

Ia siap menerima konsekuensi terberat dari partai. Ia sudah menyampaikan kepada pengurus partai. Dirinya dipecat sebagai ketua mapun sebagai kader partai Nasdem, karena dirinya berseberangan dengan kebijakan partai.

Sedang Badrut Tamam, di hadapan warga Nasdem mengucapkan terima kasih dan bersyukur mendapatkan nikmat bersilaturrahmi dan dapat dukungan dari warga Nasdem. Ia berharap nikmat ini menjadi gerakan perubahan untuk Pamekasan ke depan.

“Di malam ini Nasdem dan berbaur berkomitmen untuk bersama-sama berjuang mempersaatukan hati dan semangat, melakukan perubahan untuk pameksan lebih baik. Sehingga tidak salah, jika ingin ke perubahan yang lebih baik, tidak salah dan sudah betul menemukan pemimpin baru dan muda. Karena beberapa bupati muda banyak yang sukses membangun kabupaten,” kata Badrut Tamam.

Menurut Badrut yang juga mantan anggota DPRD PKB Jatim ini, sebenarnya dirinya merupakan pendiri Nasdem di Madura.

Pada 2012 lalu, atas perintah Hasan Aminuddin, ia bersama KH Syafik Rofii Bangkalan, melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan sejumlah tokoh hampir di seluruh Madura, sehingga Nasdem berdiri tegah dan kokoh sampai sekarang.

Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Pamekasan, Abdullah Ibrahim, yang dihubungi mengaku jika deklarasi yang mengatasnamakan warga Nasdem itu, ilegal karena di luar struktural.

Sebab sampai sekarang Nasdem tidak mengalihkan dukungan ke pasangan lain, dan tetap komitmen mengusung pasangan Kholifah, nomor urut dua.

“Jadi tidak benar, kalau Nasdem mengalihkan dukungan ke pasangan Berbaur. Kami atas nama partai tegaskan, baik dari tingkat pusat sampai kabupaten dan 13 kecamatan fokus dan tetap mengusung dan mendukung pasangan Kholifah, bukan yang lain. Di luar itu ilegal,” kata Abdullah Ibrahim.

Penulis: Muchsin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved