Berita Pasuruan

Perajin Bonsai Pasuruan Ini Rela Keluar Masuk Hutan untuk Cari Bibit Bonsai

Lantaran tak cukup memiliki uang untuk membelinya, ia memilih untuk mencarinya. Kawasan hutan pun menjadi jujukannya.

Perajin Bonsai Pasuruan Ini Rela Keluar Masuk Hutan untuk Cari Bibit Bonsai
surya/galih lintartika
Sukirman (48) warga Dusun Kedungringin Tengah, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji merupakan salah satu perajin bonsai 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sukirman (48) warga Dusun Kedungringin Tengah, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji merupakan salah satu perajin bonsai yang terbilang sukses.

Dia merupakan salah satu perajin bonsai yang suka memburu bonsai di hutan. Ia memiliki banyak pengalaman menarik saat berburu cikal-bakal bonsai di dalam hutan.

Beberapa waktu lalu, Sukirman berbagi cerita dengan Surya. Pohon santigi itu berukuran pendek. Tingginya tak sampai satu meter. Padahal, usia tanaman tersebut, sudah hampir lima tahun.

Bukan tanpa sebab, tanaman itu berukuran pendek. Pemiliknya sengaja membuat tanaman tersebut dibuat cebol. Di mana, batangnya dibuat meliuk-liuk.

Tanaman itulah yang dinamakan bonsai. Bonsai dari tanaman santigi itu, merupakan salah satu koleksi Sukirman. Ia mendapatkan tanaman tersebut, dari kawasan hutan yang ada di wilayah Madura.

“Saya memang sering keluar masuk hutan. Selain untuk mendaki, juga demi mencari bakalan bonsai,” kata Sukirman saat ditemui di rumahnya.

Lelaki 48 tahun ini, memiliki puluhan bonsai. Bonsai-bonsai itu dipeliharanya di depan rumah. Ia sengaja memajangnya, agar taman depan rumahnya tampak menawan.

Kecintaan Sukirman terhadap tanaman bonsai, bermula sejak 10 tahun silam. Ketika itu, dirinya melihat tanaman cebol itu di wilayah Batu, Malang. Banyak tanaman kerdil-kerdil yang ditawarkan.

Meski kerdil, jangan dipandang sebelah mata. Selain menawan, harganya pun cukup mampu menguras kantong. Ada yang ditawar ratusan ribu, adapula yang sampai jutaan rupiah.

“Sejak itulah, saya kepincut dengan tanaman bonsai. Dan berniat untuk memilikinya di rumah,” kisahnya.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help