Lapor Cak

Saling Serobot di Perempatan Jl Wonokusumo, Pemkot Surabaya akan Bebaskan 7 Rumah untuk Pelebaran

Kecamaten akibat saling serobot terjadi hampir setiap hari di perempatan Jalan Wonokusumo, Surabaya.

Saling Serobot di Perempatan Jl Wonokusumo, Pemkot Surabaya akan Bebaskan 7 Rumah untuk Pelebaran
surya/danendra kusumawardana
Lalu lints semrawut di perempatan Wonokusumo Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kecamaten akibat saling serobot terjadi hampir setiap hari di perempatan Jalan Wonokusumo, Surabaya.

Perempatan pertemua Kedung Mangu, Tenggumung Baru dan Tenggumung Wetan masuk dalam area tiga pemerintahan kelurahan, yakni Kelurahan Sidotopo Wetan, Kelurahan Pegirian, dan Kelurahan Wonokusuma.

Lurah Sidotopo Wetan Mulyadi mengatakan, penyebab kemacetan karena para pengendara tak saling menyadari dan mengalah.

"Mereka sali serobot saat melintas di perempatan itu yang mengakibatkan macet," terangnya.

Ia menambahkan, kemacetan tersebut juga membuat warga sekitar sukarela untuk mengatur lalu lintas. "Sampai-sampi Masyarakat sekitar membantu mengurai kemacetan. Tapi kata mereka memang orang-orangnya yang masih bandel saling menyerobot," katanya.

Selanjutnya lurah Kelurahan Pegirian bernama Gatot Suwito mengungkapkan bahwa di depan jalan Wonokusumo telah dipasang rambu-rambu larangan truk melintas pada pukul 09.00-17.00. "sebenarnya sudah ada rambu peringatan itu di depan jalan. Agar truk tidak melintas dijam-jam padat kendaraan. Namum, masih banyak yang melanggar," katanya.

Gatot melanjutkan, pihak kepolisian juga sering membantu mengurai kemacetan di sana.

"Kami sudah melaporkan ke Dishub soal kemacetan ini. Untuk penambahan traffic light masih dipikirkan kembali karena jalan yang terlalu sempit," imbuhnya.

Sedangkan Lurah Keluruhan Wonokusumo Andri Kurniawan menjelaskan, pihaknya dan pemerintah kota sedang memproses pembebasan lahan. Pembebasan lahan sendiri adalah salah satu solusi untuk mengurai kemacetan.

"Rumah-rumah yang ada di dekat perempatan tersebut akan di bebaskan. Totalnya ada 7 rumah. Mudahan-mudahan tidak macet lagi karena jalan sudah lebar," katanya.

Untuk penambahan traffic Light pihaknya akan melihat terlebih dahulu, apakah setelah jalannya dilebarkan kepadatan volume kendaraan bisa terurai.

"Coba kita lihat dulu setelah pembebasan jalan selesai, kemacetan tersebut terurai apa tidak. Selanjutnya, untuk penambahan traffic light akan kami bicarakan kembali," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help