Berita Surabaya

Saat Puasa Penderita Hipertensi Harus Atur Pola Makan, Makanan seperti Ini Harus Dihindari

Bulan puasa ini, penderita hipertensi yang menjalankan ibadah puasa hendaknya menyesuaikan diri dalam memilih makanan.

Saat Puasa Penderita Hipertensi Harus Atur Pola Makan, Makanan seperti Ini Harus Dihindari
surya/Pipit Maulidiya
Makanan sehat disimpan dalam kulkas 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) bekerjasama dengan Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI menemukan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko stroke terbesar, hingga 77 persen.

Banyak orang tidak sadar mengidap hipertensi dan kebanyakan mereka tidak menjaga kondisinya.

dr Mursyid Bustami SpS(K) KIC MARS menjelaskan pada umumnya hipertensi tidak memiliki gejala yang khas. Sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa dia telah menderita hipertensi.

Sementara kesadaran masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin masih sangat rendah. Sebagian besar masyarakat baru mengetahui bahwa dia menderita hipertensi setelah terkena penyakit akibat hipertensi.

"Jadi dengan kata lain diperlukan kesadaran memeriksakan diri secara rutin, untuk deteksi dini," kata dr Mursyid memberikan penjelasan pada Peringatan Hari Hipertensi sedunia, Jumat (25/5/2018).

dr Mursyid melanjutkan sebagian besar penderita hipertensi dapat dikategorikan sebagai hipertensi esensial, yaitu tidak disebabkan oleh kelainan atau penyakit di bagian tubuh lain.

Untuk mengendalikan hipertensi harus dengan mengonsumsi obat serta mengaturan pola hidup yang sehat.

dr Mursyid melanjutkan penderita hipertensi harus diet rendah garam, banyak mengkonsumsi buah dan sayuran, hindari stress, atur pola bekerja, istirahat yang benar serta olahraga yang cukup.

Hal ini sangat berperan dalam mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi.

"Di bulan puasa ini, penderita hipertensi yang menjalankan ibadah puasa hendaknya menyesuaikan diri dalam memilih makanan. Jangan makan terlalu asin, mengatur pola hidup dan berolah raga. Jangan lupa pula untuk terus menjalankan perawatan dan rajin memonitor tekanan darah,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help