Ramadan 1439 H

Apa Hukumnya Puasa Ramadan tapi Tidak Salat Terawih? Berikut Penjelasannya

Puasa adalah rukun Islam yang keempat. Hukumnya wajib, bagi seluruh umat Islam yang mampu.

Apa Hukumnya Puasa Ramadan tapi Tidak Salat Terawih? Berikut Penjelasannya
ahmad zaimul haq
TARAWIH PERTAMA - Ratusan umat muslim melakukan salat tarawih pertama di Masjid Muhammad Cheng Hoo, Surabaya, Minggu (5/6/2016) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puasa adalah rukun Islam yang keempat. Hukumnya wajib, bagi seluruh umat Islam yang mampu.

Firman Allah Subhanallahu Wata'ala pun tertulis jelas dalam Surat Al Baqarah ayat 183 yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

(Yaa ayyuhaa ladziina aamanuu kutiba ‘alaykumu shshiyaamu kamaa kutiba ‘alaa ladziina min qablikum la’allakum tattaquun)

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"

Selain puasa, bulan Ramadan juga kental dengan ibadah salat Tarawih. Salat Tarawih memang sunnah hukumnya, namun apa hukumnya jika puasa tapi tidak salat Tarawih?

Muhammad Nashrullah, Mahasiswa Al-Azhar semester akhir jurusan Sastra Arab, sekaligus alumnus Madrasatul Quran (MQ) Tebu Ireng Jombang mejelaskan.

"Hukumnya? Sah. Tarawih itu sunnah, yang meninggalkan Tarawih bisa punya sekian alasan. Apalagi di zaman akhir yang kebutuhan berilmu sangat melebihi kebutuhan beramal. Tidak Tarawih karena sibuk belajar, ya tidak apa," jelasnya saat dihubungi Surya.co.id, Jumat (25/5/2018).

Tapi, lanjut pria asal Jombang ini, ibadah di bulan suci Ramadan sebaiknya dilakukan sepenuh hati, dan hanya mencari balasan ridho Allah Subhanallahu Wata'ala. Sesuai dengan hadist :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa salat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help