Bandara Juanda

Tim Investigasi Otoritas Bandara Dalami Lion Air yang Terperosok di Bandara Juanda

Kepala Kantor Otban Wilayah III Dadun Kohar menyampaikan bahwa tim saat ini tengah bekerja.

Tim Investigasi Otoritas Bandara Dalami Lion Air yang Terperosok di Bandara Juanda
surya/nuraini faiq
Pesawat Lion Air tujuan Denpasar terperosok di ujung Raunway Bandara Juanda. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah III telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri terperosoknya Lion Air JT922 saat menunggu traffic di Bandara Juanda Surabaya, Minggu (20/5/2018). Kini tim sedang mendalaminya.

Kepala Kantor Otban Wilayah III Dadun Kohar menyampaikan bahwa tim saat ini tengah bekerja. Secepatnya tim ini akan mencari fakta untuk mengungkap terperosoknya Lion rute Surabaya-Denpasar tersebut.

 "Tim tengah mendalaminya untuk mengetahui secara pasti penyebab Lion bisa terperosok hingga aspal Runway Bandara Juanda terkelupas," kata Dadun kepada Surya.co.id, Rabu (23/5/2018).

 Tim ini terdiri atas Inspektorat Bandara, kemudian dari pihak Kelaikan Kebandarudaraan, hingga tim Navigasi. Secepatnya mereka bekerja untuk menindaklanjuti insiden Lion tersebut. 

 "Termasuk kami akan memanggil pilot dan co pilot Lion untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya. Mohon kami minta waktu dan hasilnya secepatnya akan kami sampaikan," tandas Dadun.

Tim Savety Lion juga akan diminta penjelasannya. Tidak terkecuali pengelola Bandara Juanda, PT Angkasa Pura 1 Juanda.

Karena masih berproses itulah, Dadun membantah jika telah menuding bahwa pihak Angkasa Pura telah melakukan kesalahan atas terperosoknya Lion. 

"Tidak benar. Saya tidak pernah menuding bahwa PT Angkasa Pura telah melakukan kesalahan. Untuk itu biar tim kami bekerja agar di kemudian hari tak terjadi lagi insiden yang sama," ucap Dadun. 

Sebelumnya, Kepala Otban ini merespons teperosoknya Lion di runway Bandara Juanda. Saat dikonfirmasi Surya.co.id apakah karena Lion melebihi marka runway. 

Dadun menyatakan bahwa terlepas apakah pesawat Lion di luar marka atau di dalam. Selama di runway, aspal Bandara Juanda wajib kuat. 

Dadun juga menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan apakah di aspal runway lokasi insiden Lion itu termasuk yang sudah dalam penguatan atau yang belum. 

Selama ini, Bandara Juanda telah melakukan perbaikan menyeluruh runway atau overlay. Sejumlah titik aspal runway juga dilakukan penguatan. 

 "Tim investigasi kami akan bekerja maksimal. Jangan sebut saya kaget-lah. Saya tidak kaget," ucapnya. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help