Berita Nganjuk

Nikmatnya Nasi Kempit Masekos, Nasi Khas Nganjuk, Simbol Keguyuban Masyarakat

Nasi kempit ini juga melambangkan keguyuban dan sikap saling memberi sesama warga Gondang Nganjuk.

Nikmatnya Nasi Kempit Masekos, Nasi Khas Nganjuk, Simbol Keguyuban Masyarakat
surya/didik mashudi
Warga Nganjuk Eko Setiawan meracik nasi kempit buatannya dengan kemasan daun pisang. 

Di tangan Eko Setiawan, nasi kempit diramu dengan kelapa, kunyit dan garam plus bumbu rempah khusus. Lauknya serondeng, goreng tempe, ayam daging suwir dibumbu serta telor dadar.

Nasi yang dibungkus daun pisang ini selanjutnya dipanggang selama beberapa menit. Menu yang telah dipanggang ini yang siap disajikan.

Nasi Kempit buatan warga Nganjuk, Eko Setiawan.
Nasi Kempit buatan warga Nganjuk, Eko Setiawan. (surya/didik mashudi)

Sementara Nurul yang bertindak sebagai manajer pemasaran nasi kempit mengaku, di luar dugaannya, ternyata digemari masyarakat. Setiap hari sekutar 50 porsi yang disiapkan terjual semuanya.

"Tenaga kami masih terbatas sehingga hanya mampu memasak untuk sekitar 50 porsi saja," imbuh Nurul.

Namun pihaknya juga menerima orderan dari warga yang memesan untuk menu buka puasa. Seperti beberapa waktu lalu menerima pesanan sampai 180 bungkus.

"Kalau ada pesanan kami harus ngajak teman-teman dari karang taruna," ungkapnya.

Nasi kempit dengan pengolahan khusus serta tidak memakai bumbu masak buatan pabrik juga mampu tahan lama.

Nurul sendiri membuktikan nasi kempit mampu bertahan lama karena pernah membawa untuk bekal saat naik kereta ke Jakarta.

"Untuk bekal perjalanan sangat cocok karena dapat tahan sampai 16 jam dan rasanya tidak berubah," jelasnya.

Sejauh ini sudah mulai muncul ide untuk membuat waralaba nasi kempit Masekos. Mengingat penggemar nasi kempit tidak hanya terbatas warga asal Nganjuk tapi juga dari daerah lain. 

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved