Pilkada 2018

Cagub Khofifah Komitmen Beri Tunjangan 41.000 Imam Masjid di Daerah Terpencil

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa menaruh perhatian lebih dalam penyebaran syiar agama Islam.

Cagub Khofifah Komitmen Beri Tunjangan 41.000 Imam Masjid di Daerah Terpencil
surya/fatimatuz zahro
Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak saat debat publik kedua , Selasa (8/5/2018). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa menaruh perhatian lebih dalam penyebaran syiar agama Islam khususnya di daerah terpencil.

Menurut mantan Menteri Sosial dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini, di daerah terpencil tetap harus ada yang menjaga agama Islam dan mengajarkannya kepada anak-anak di kepulauan dan di daerah terpencil.

Itulah mengapa, dalam setiap forum bertemu masyarakat, Khofifah menjelaskan bahwa ia ingin memberikan perhatian, sapaan dan bisyaroh untuk imam masjid di pulau-pulau terpencil Jatim.

"Para imam masjid ini biasanya dijadikan rujukan oleh warga di kampungnya. Rujukan belajar. Namun sayangnya, saya kan orang yang juga jalan, kadang jamaah saat subuh di daerah mana gitu ada yang bacaan Al Qurannya masih belum tartil, maka ini kan butuh perhatian," kata Khofifah, ada Surya.co.id, Senin (21/5/2018).

Oleh sebab itu, ia menyebut dalam nawa bhakti satya terdapat program Jatim Berkah. Salah satu di antaranya akan memberikan program pemberian bisyaroh ada imam masjid di daerah terpencil Jawa Timur.

Nilainya dikatakan Khofifah sebesar Rp 2 juta per tahun. Dengan adanya bisyaroh ini, maka mereka diharapkan akan lebih semangat dalam syiar Islam dan memperbaiki kualitas pengetahuan agama di wilayah terpencil.

"Jumlahnya sudah ada, saya minta Bapak M Roziqi, ketua tim pemenangan Khofifah-Emil untuk menghitung sebab beliau juga Ketua Dewan Masjid Jawa Timur. Ada sebanyak 41 ribu imam masjid yang akan kami berikan bisyaroh," tegasnya.

Tidak hanya itu, masih dalam program Jatim Berkah, Khofifah juga mengatakan ia berkomitmen untuk memberikan bisyaroh juga untuk para penghafal Al Quran yaitu hafidz dan hafidzoh.

Sebagai penjaga Alquran maka mereka dirasa Khofifah layak diberi penyapaan berupa tunjangan tahunan.

"Bisyaroh itu kita masukkan ke Jatim Berkah. Ini adalah komitmen kami bahwa ada sebagian rezeki provinsi dalam APBD Jatim yang harus ada yang di tasarufkan untuk mereka," kata Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help