Bom Surabaya

Kondisi Jasad Pengebom Gereja Dita Oepriyanto Setelah 1 Minggu Tewas 'Telantar' & Belum Dikubur

Nama Dita Oepriyanto menjadi sasaran hujatan setelah ia mengajak istri dan 4 anaknya mengebom gereja di Surabaya.

Kondisi Jasad Pengebom Gereja Dita Oepriyanto Setelah 1 Minggu Tewas 'Telantar' & Belum Dikubur
youtube
bom surabaya | bom surabaya 

SURYA.CO.ID - Nama Dita Oepriyanto menjadi sasaran hujatan setelah ia mengajak istri dan 4 anaknya menjadi pelaku bom bunuh diri di 3 gereja Surabaya. 

Dita Oepriyanto adalah pimpinan Jamaah Ansarud Daulah (JAD) Surabaya.    

Dita menjadi pelaku bom bunuh diri Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno.

Ia naik mobil Avanza dan menabrakkannya ke gereja hingga terjadi ledakan bom di mana bom diletakkan di dalam mobil. 

Selanjutnya, istrinya Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan diri di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro Surabaya.

Ia datang ke gereja jalan kaki bersama dua anak perempuannya, yakni FS (12) dan PR (9).

Puji membawa bom bunuh diri yang ditaruh di pinggangnya.

Baca: Empat Jenazah Terduga Teroris Dikeluarkan dari RS Bhayangkara, Keluarga: Tidak, Tidak!

Baca: Pembunuh Wanita dengan Kaki Menyembul di Kuburan Kediri Tertangkap, Pelakunya Orang Dekat

Baca: Tanpa Doa dan Ritual, 7 Jenazah Teroris Dimakamkam Dalam 3 Liang di Sidoarjo

Baca: Kisah Mantan Murid Aman Abdurrahman yang Butuh 5 Tahun Melepas Ideologi Menghalalkan Darah Aparat

Sedangkan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, bom bunuh diri dilakukan oleh dua anak laku-laki Dita, YF (18) dan FH (16).

Keduanya membawa bom dengan cara dipangku, masuk ke gereja naik motor dan memaksa masuk.

Kemudian bom meledak hingga menimbulkan banyak korban.

Kondisi di depan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jl Arjuno, Minggu (13/5/2018)
Kondisi di depan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jl Arjuno, Minggu (13/5/2018) (surya/istimewa)

Baca: Abu Janda Ungkap Alasan Abdul Somad & Felix Siauw Ditolak, Aa Gym, Arifin Ilham, Mamah Dedeh Tidak

Halaman
123
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved