Otomotif

Tangkap Peluang Kecenderungan Warga Pakai Mobil Baru Saat Mudik, Nissan Gelar Pameran

Warga Surabaya masih memiliki kecenderungan menggunakan mobil baru saat mudik hari raya Idul Fitri.

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya masih memiliki kecenderungan menggunakan mobil baru saat mudik hari raya Idul Fitri

Hal ini terbukti dari pameran perdana yang digelar PT Nissan Motor Distributor Indonesia di Pakuwon Mal Surabaya, mendapat respon positif dari pasar.

"Pameran yang kami mulai Rabu (16/5/2018) lalu sudah mendapat respon positif. Hari pertama kami catat ada 15 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan-red)", kata Bharata Prima Wardhana, Area Manager Sales Departement PT Nissan Motor Distribusi Indonesia, saat ditemui Jumat (18/5/2018).

Bahkan sepanjang hari Jumat juga sudah mencatatkan SPK sebanyak 17 unit. Respon positif ini tak lepas dari varian baru dari Datsun Go dan Datsun Cross, yang menampilkan seri dengan teknologi transmisi otomotis atau matic CVT (Continuously Variable Transmission).

Dengan transmisi otomatis CVT, menggunakan perangkat puli dan sabuk baja sebagai komponen utama pengggerak transmisi. Transmisi jenis CVT dapat melakukan perubahan gigi rasio menyesuaikan dengan putaran mesin. "Sehingga tarikan lebih halus, dan irit bahan bakar," jelas Bharata.

Datsun Go merupakan produk Datsun untuk segmen LCGC (Low Car Green Car). Saat ini pasar LCGC masih terus tumbuh, dengan konsumen yang dibidik adalah para pemilik sepeda motor yang berganti ke mobil dan para pemilik mobil lama yang ingin berganti mobil baru. Juga anak-anak muda dari kalangan mahasiswa atau pekerja baru yang sudah memiliki kemampuan membeli mobil.

"Sebelumnya seri Datsun Go dan Datsun Go+ belum ada yang matic. Tapi dengan tagline Be A Life Anchiever, kami siapkan seri matic yang pasarnya juga sedang tumbuh, terutama kalangan anak muda, mahasiswa dan pekerja baru tersebut," ungkap Bharata.

Sementara itu untuk menarik konsumen, dalam pameran yang berlangsung hingga Minggu (20/5/2018), mendatang, Nissan Motor Distribusi Indonesia mentargetkan penjualan hingga 60 unit. Bharata optimis target itu tercapai, meski ada force majuere ledakan bom di beberapa titik di kota Surabaya.

"Kami optimis karena kondisi pasca ledakan sudah langsung dipulihkan oleh aparat dan pemerintah kota Surabaya. Harapannya, kondisi pasar semakin tumbuh, dengan adanya langkah tersebut," tandas Bharata.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved