Lapor Cak

Jembatan Penyeberangan Orang Jl Ahmad Yani Memprihatinkan

Jembatan Penyeberangan Orang di Jl Ahmad Yani, Surabaya, tepatnya di depan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, tak terurus.

Jembatan Penyeberangan Orang Jl Ahmad Yani Memprihatinkan
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Seorang mahasiswi menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan orang di Jl Ahmad Yani, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, tepatnya di depan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tak terurus.

Jembatan ini tak dilengkapi dengan atap dan sebagian lantainya banyak berlubang.

Selain itu, banyak sampah berserakan.Beberapa bagian yang ada di jembatan pun juga berkarat seperti sisi kiri, kanan, lantai.

Meski tak terurus, mahasiswa UINSA dan masyarakat masih menggunakan jembatan tersebut untuk menyeberang di sisi Jalan Ahmad Yani menuju RSI ataupun sebaliknya.

Karena tak ada atap penutup, para penyebrang jalan harus menutup kepala dengan tangan untuk melindungi dari panasnya sinar matahari.

Selain itu juga ada yang memperlambat laju jalan dan berhati-hati karena lantai yang belubang.

Salah satu penyebrang jalan, Krisanti Agustin mengaku tak nyaman jika menyeberangi jembatan. Ia menjelaskan Penyebab tak nyamannya itu karena tidak adanya atap pada jembatan.

"Panas sekali karena tidak ada atapnya. Kalau misal dikasih atap pasti tambah banyak mahasiswa yang menyeberang di jembatan ini," ungkapnya.

Santi melanjutkan, sebagian lantai di jembatan penyebrangan itu dirasa telah rapuh.

"Lantainya ada yang berlubang agak was-was juga kalau nyebrang. Tapi saya memberanikan diri karena paling deket ya jembatan itu," kata wanita berkerudungitu

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help