Ramadhan 2018

Program 'Asmara Pas Ramadhan' Bubarkan Balap Liar dan Amankan 19 Motor Tak Bersurat

Program Antisipasi Situasi Aman dan Tentram Pasuruan Selama Ramadan (ASMARA PAS RAMADAN) langsung memberikan manfaat konkret untuk masyarakat.

Program 'Asmara Pas Ramadhan' Bubarkan Balap Liar dan Amankan 19 Motor Tak Bersurat
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Polisi menuliskan surat tilang untuk dua remaja yang terlibat balap liar di Pasuruan, Kamis (17/5/2018), jelang jam berbuka puasa. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Program Antisipasi Situasi Aman dan Tentram Pasuruan Selama Ramadan (ASMARA PAS RAMADAN) langsung memberikan manfaat konkret untuk masyarakat.

Baru saja dilaunching, program ini sukses membubarkan aksi balapan liar menjelang waktu berbuka puasa di Gading Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Sukorejo, Kamis (17/5/2018) sore.

Program ini terbagi menjadi dua waktu yakni Asmara Fajar dan Asmara Senja. Nah, yang baru saja membubarkan aksi balap liar ini adalah jajaram Polres Pasuruan yang tergabung dalam tim Asmara Senja.

Awalnya, petugas Asmara Senja ini melakukan aksi pengaturan lalu lintas di Jalan Raya Surabaya - Malang, tepatnya di Pasar Sukorejo. Kawasan ini memang sangat berpotensi mengalami kemacetan menjelang waktu berbuka puasa.

Di kawasan ini sering terjadi kemacetan karena memang ada pasar kaget yang menjual makanan dan minuman untuk berbuka. Nah, kadang juga ada aksi sedekah pembagian takjil gratis.

Maka dari itu, dilakukan patroli karena Asmara Senja ini bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan, kejahatan jalanan saat menjelang berbuka puasa.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Erika Purwana Putra mengatakan, awalnya, memang sedang dilakukan gatur lantas. Namun, tak berselang lama, ada informasi dari masyarakat kegiatan anak muda yang melakukan balap liar.

Informasinya, aksi balap liar ini meresahkan dan membahayakan masyarakat. Maka dari itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi yang dimaksud atau lokasi yang dijadikan sebagai ajang balap liar tersebut.

"Saat kami tiba di lokasi, mereka sudah semburat sendiri-sendiri. Mereka kabur karena ketakutan di tangkap polisi. Ada sebagian yang berhasil kami amankan dan kami periksa kelengkapan surat-surat mengemudinya," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Kasatlantas, ada 44 sepeda motor yang ditilang.

Sebanyak 19 diantaranya, kata dia, sepeda motornya diamankan alias diangkut ke Mako Polres Pasuruan. ke-19 sepeda motor itu tidak dilengkapi dengan surat-surat. Bisa diambil, asalkan membawa STNK atau BPKB asli.

"Asmara Fajar dan Senja akan kami tingkatkan. Kami berkomitmen menjaga situasi dan kondisi ini tetap aman dan kondusif, agar siapa saja yang menjalankan ibadah di bulan suci ramadan ini tenang. Kami akan patroli menekan angka kriminalitas dan gangguan di masyarakat," pungkasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help