Citizen Reporter

Ini Proses di Balik Suara Penyiar Radio

Ada proses unik di balik siara radio. Yang dibutuhkan bukan hanya suara yang melenakan, melainkan juga disiplin tingkat tinggi.

Ini Proses di Balik Suara Penyiar Radio
ist

Berelasi dengan media baik cetak atau elektronik di zaman sekarang sudah menjadi kebutuhan. Melalui media, orang bisa menjadi jurnalis warga yang bisa melaporkan peristiwa atau memublikasikan karya, menyuarakan aspirasi dan menginspirasi banyak orang.

Mengingat pentingnya hal itu, Diskominfo Pemkot Probolinggo memfasilitasi anggota Komunitas Menulis (Komunlis) dengan pelatihan Penulisan Esai dan Media Visit, Jumat-Sabtu (11-12/5/2018). Pelatihan bertempat di Banger Telecenter, Wonoasih, Probolinggo. Pelatihan diikuti sekitar 50 anggota Komunlis yang sebagian besar pelajar dan mahasiswa.

Hari pertama, menghadirkan pembicara Yuli Anisah, penyiar radio Suara Kota FM. Dalam suasana menyenangkan, Yuli memaparkan asyiknya dunia radio. Dikatakannya, meski saat ini banyak media online, namun radio tetap memiliki penggemar fanatik.

“Radio bisa menembus ruang pribadi pendengar. Itu bisa menjadi kawan dekat yang paham kondisi psikologis pendengar,” ujar Yuli.

Ia memaparkan, memang tidak mudah bagi penyiar radio untuk bisa dekat dengan pendengar. Akan tetapi, ia meyakinkan, dengan profesionalitas, bisa menjadikan penyiar dicintai pendengarnya.

”Banyak penyiar, saat awal-awal siaran merasa grogi dan takut salah, tetapi dengan berlatih terus menerus, maka akan trampil siaran di udara,” katanya tersenyum.

Ada sejumlah syarat untuk bisa menjadi penyiar radio. Di antaranya memiliki pengetahuan tentang musik dan lagu, wawasan dalam bidang sosial, ekonomi dan politik, manajemen dan paham kharakteristik pendengarnya.

”Satu lagi yang penting, jadi penyiar harus disiplin dan tepat waktu. Apalagi jika sudah berhubungan dengan narasumber,” ujarnya.

Rey Suwigtyo, Plt Kadis Kominfo Pemkot Probolinggo mengungkapkan, pihaknya mendukung komunitas-komunitas untuk bertumbuh. Diharapkan, dengan pelatihan semacam ini, semakin banyak orang yang paham dunia media dan bisa jadi bekal untuk berkecimpung di dalamnya.

Agar semakin mantap mengenal dunia radio, usai pelatihan, peserta diajak berpraktik ke Radio Suara Kota FM di Jalan Suroyo, Probolinggo. Di sana, peserta dikenalkan dengan aneka perangkat radio dan cara kerja penyiar. Para peserta terlihat antusias mengenal seluk beluk radio and bertemu para penyiar yang sehari-hari mereka dengar suaranya.

Salah seorang peserta, Lionar Markoni menyatakan, menyenangkan belajar seluk beluk radio. ”Bisa jadi bekal untuk untuk terjun di dunia kepenyiaran radio,” katanya riang.

Yeti Kartikasari
Pegiat Literasi/Blogger/Pengajar
Tinggal di Pandaan, Pasuruan

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help