Berita Pendidikan Surabaya

YPLP PGRI Jatim Kuatkan Karakter Sekolah dengan Diklat, Kepala Sekolah Dilatih Tingkatkan 3 Hal ini

“Dalam raker tahun ini kami membahas berbagai permasalahan dan kebijaksanaan Yayasan, termasuk solusinya menyangkut tugas dan fungsi Yayasan."

YPLP PGRI Jatim Kuatkan Karakter Sekolah dengan Diklat, Kepala Sekolah Dilatih Tingkatkan 3 Hal ini
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA – Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Pendidikan Dasar dan Menengah PGRI Jatim menggelar rapat kerja (raker) dihadiri ratusan kepala sekolah naungannya.

Dalam raker tersebut, pembahasan terkait diklat kepala sekolah menjadi persoalan vital dalam meningkatkan kualitas sekolah

Ketua YPLP Dasmen PGRI Jatim, Sugijanto Tjokro mengungkapkan raker adalah merupakan forum untuk mengevaluasi dan merefleksikan kegiatan Pengurus ataupun Yayasan tahun yang sudah berjalan dan menyusun Program Yayasan untuk satu tahun kedepan.   

“ Dalam raker tahun ini kami membahas berbagai permasalahan dan kebijaksanaan Yayasan, termasuk solusinya menyangkut tugas dan fungsi Yayasan maupun lembaga pendidikan yang ada di lingkungan YPLP Dasmen PGRI Jatim,” jelasnya, Rabu (16/5/2018).

Salah satunya yaitu program Diklat Kepala Sekokah yang menjadi prioritas dalam peningkatan kualitas sekolah. Diklat ini akan ditujukan untuk Kepala SMP, SMA, dan SMK PGRI. Khususnya kepala sekolah baru yang belum pernah mengikuti Diklat. 

“Atau dari wakil kepala sekolah dengan kriteria tertentu. Jumlah idealnya dalam satu angkatan sekitar 30 orang,”tegasnya.

Kepala sekolah, lanjutnya, melalui diklat tersebut akan dilatih untuk memanajemen sekolahnya, khususnya dalam peningkatan disiplin siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

“Transparansi dalam kebijakan terutama keuangan dalam memimpin juga harus dilakukan untuk menghindari berbagai kasus yang marak di Jatim,” urainya.

 Untuk Jatim, dikatakannya, merupakan diklat pertama sedangkan di ranah nasional sudah diadakan tiga tahun terakhir.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman mengungkapkan sekolah swasta saat ini harus mampu bersaing dengan meningkatkan kompetensinya. Sebab, sekolah swasta yang sukses mengembangkan program, kerjasama dan menjamin alumnusnya akan diminati masyarakat.

“Jadi kalau Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB), masalahnya bukan sekolah negeri membuka kuota banyak. Tetapi sekolah swasta mampu bersaing atau tidak karena jika sekolah swasta bisa bersaing, kuotanya akan selalu penuh,”jelasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved