Sosok Pimpinan ISIS Paling Sadis, Pernah Bakar Tawanan Hidup-hidup dalam Sangkar

Kekuatan ISIS terus melemah, kehilangan lebih dari 10.000 anggota akibat serangan udara AS selama 9 bulan.

Sosok Pimpinan ISIS Paling Sadis, Pernah Bakar Tawanan Hidup-hidup dalam Sangkar
ARRAHMAH NEWS
Pilot Yordania, Muath al-Kasasbeh, dibakar hidup-hidup oleh ISIS. 

Mantan simpatisan ISIS, NKD yang kembali ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2017 mengaku tertipu dengan rayuan yang diberikan ISIS.

Dalam wawancaranya bersama Rosi di KompasTV, wanita 19 tahun ini tertarik bergabung dengan ISIS setelah membaca dari internet pada Kamis (14/9/2017).

Rayuan ISIS sangat menggoda NKD (inisial) untuk bergabung bersama mereka.

"Propaganda mereka bagus, indah, kehidupan di sana nyaman tentram damai penuh keadilan.

Jadi seperti sudah terbutakan.

Seperti berita kejelekan mereka hilang begitu saja," ujar NKD.

Hal serupa juga dikatakan oleh L (inisal), bibi dari NKD.

L juga tergiur akan kehidupan yang lebih baik yang ditawarkan ISIS.

"Saya membayangkan orang-orang di sana berlomba-lomba dalam kebaikan, tapi nyatanya setelah sampai di sana banyak sekali kotoran-kotoran. Tidak seperti yang saya baca," ujar dia.

2. Cerita dari internet

NKD mengaku mencari tahu tentang ISIS usai mengetahui organisasi tersebut.

Melalui internet, ia menemukan sebuah blog yang isinya tentang cerita kehidupan umat Muslim di bawah kekuasaan ISIS di Suriah.

"Ketemu di Tumblr, ada sebuah kisah orang yang sudah sampai di tanah Suriah. Orang itu menceritakan keadaan di sana," ujar dia.

Ia juga melihat video-video pengakuan simpatisan ISIS lainnya yang membuat dirinya semakin tertarik.

"Mereka mengajak semua Muslim hijrah. Saya lihat video mereka semua. Anak-anak sekolah terjamin kehidupannya, semua yang bagus-bagus, sekolah gratis," kata dia.

"Mereka sendiri janji, biaya ke sana (Suriah) akan mereka gantikan. Penggantian utang, ada pekerjaan, gajinya tinggi. Jadi jangan takut kehilangan pekerjaan," ujarnya.

Ia pun mengaku bawah dirinya benar-benar gelap mata terhadap kelompok teroris yang dipimpin Abu Bakar Al-Baghdadi itu.

3. Diperlakukan tidak manusiawi

NKD mengungkapkan rasa kecewanya saat tiba di Suriah.

Pasalnya, ia diperlakukan tidak manusiawi di sana.

Kaum perempuan yang berasal dari luar Suriah ditempatkan di sebuah asrama yang tidak layak dan kotor.

Sementara kaum laki-laki dipaksa untuk ikut berperang.

Kaum perempuan didata berdasarkan statusnya, antara yang sudah berkeluarga, belum menikah, dan janda.

Setelah itu ditempatkan secara terpisah di asrama tersebut.

Setiap hari anggota ISIS mendatangi pimpinan asrama untuk meminta perempuan yang belum menikah atau janda untuk dijadikan istri.

Secara paksa, para pejuang ISIS itu melamar seorang perempuan yang disukainya tanpa peduli apakah perempuan itu mau atau tidak.

Baca: Pilot Kamikaze, Pasukan Bom Bunuh Diri Jepang yang Lebih Terhormat Dibanding Teroris

Baca: Meluapkan Kekecewaan Terkait Bom Surabaya, Postingan Status Wanita Ini Membuatnya Diciduk Polisi

4. Berbeda dengan ajaran Islam

Setelah satu tahun berada di sana, NKD baru menyadari bahwa tindakan ISIS sangat jauh berbeda dengan ajaran Islam.

Warga asli Suriah diperlakukan dengan kejam jika berani menentang ISIS.

Kaum laki-laki dipaksa untuk berperang dan kaum perempuan hanya dijadikan obyek pemuas nafsu oleh para pejuang ISIS.

Video pengakuan mantan simpatisan ISIS:

Baca: Pengamat Australia Mengungkap Siapa Saja Sasaran Utama Para Teroris di Indonesia

Baca: Di Balik Desain Majalah ISIS yang Modern & Elegan, Ternyata Berisi Berbagai Rayuan Maut

Baca: Terkuak Kehidupan Mengerikan Para Simpatisan ISIS, Begini Pengakuan Dari Mantan Anggotanya

Baca: Presiden Jokowi Setujui Pengaktifan Koopssusgab, Gabungan Satuan Elite TNI Untuk Melibas Terorisme

Baca: Gandhi Fernando Peringatkan Lucinta Luna Mengenai Berhijab, Begini Jawaban dari Luna!

 

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help