Sosok Pimpinan ISIS Paling Sadis, Pernah Bakar Tawanan Hidup-hidup dalam Sangkar

Kekuatan ISIS terus melemah, kehilangan lebih dari 10.000 anggota akibat serangan udara AS selama 9 bulan.

Sosok Pimpinan ISIS Paling Sadis, Pernah Bakar Tawanan Hidup-hidup dalam Sangkar
ARRAHMAH NEWS
Pilot Yordania, Muath al-Kasasbeh, dibakar hidup-hidup oleh ISIS. 

Dia sebelumnya adalah seorang komandan di Tentara Pembebasan Suriah dan kemudian pemimpin kelompok Islamis 'moderat' yang bersekutu Barat yang disebut Ahfab al-Rasoul.

Bahkan Al-Jamal dikatakan telah memerintahkan untuk mengeksekusi anak-anak, terkadang di depan orangtua mereka.

Pada tahun 2014, pejabat Irak mengklaim bahwa Al-Jamal telah membunuh seluruh keluarga setelah orangtua mereka mencegah putrinya menikahi dia.

Selain Al-Jamal, tiga pemimpin ISIS yang berhasil ditangkap adalah Syiria Mohamed al-Qadeer dan dua warga Irak, Omar al-Karbouli dan Essam al-Zawbai, ketiganya merupakan pemimpin lapangan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan teror bom di 3 gereja dan Mapolrestabes Surabaya ada kaitannyya dengan ISIS.

"Teror bom merupakan aksi yang diminta ISIS yang saat ini terdesak. Tak hanya Indonesia, beberapa negara juga telah terjadi pemboman," ungkap Tito di Polda Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

Seorang mantan simpatisan ISIS asal Indonesia mengungkapkan pengalamannya saat dirinya bergabung dengan ISIS.

Ia juga menggambarkan bagaimana kehidupan di Suriah.

Baca: Sebelum Terjadi Peledakan Bom di Surabaya, Anggota ISIS Sempat Unggah Video Pengakuan Ini

Dikutip dari Kompas.com (grup Surya.co.id) dan beberapa sumber lainnya, berikut beberapa pengakuannya.

1. Rayuan yang menggiurkan

NKD  (19) salah satu dari 18 mantan simpatisan kelompok teroris Negara Islam Irak-Suriah atau ISIS yang kembali dari Suriah ke Tanah Air pada pertengahan Agustus 2017 lalu.
NKD (19) salah satu dari 18 mantan simpatisan kelompok teroris Negara Islam Irak-Suriah atau ISIS yang kembali dari Suriah ke Tanah Air pada pertengahan Agustus 2017 lalu. (YouTube Kompas TV)
Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help