Di Balik Desain Majalah ISIS yang Modern & Elegan, Ternyata Berisi Berbagai 'Rayuan Maut'

Sukses menebar teror, ISIS pun juga menyebar propagandanya ke negara-negara barat melalui majalah online bertajuk Dabiq

Di Balik Desain Majalah ISIS yang Modern & Elegan, Ternyata Berisi Berbagai 'Rayuan Maut'
Washington Examiner
Cover majalah Dabiq, alat propaganda ISIS 

Disamping itu, Dabiq juga digunakan untuk menyebar paham ISIS, guna merekrut anggota baru yang akan memperluas jaringannya di seluruh dunia.

Walaupun Dabiq jarang menjadi sorotan, majalah ini sebenarnya cukup menarik hati masyarakat negara-negara Barat yang umumnya masih terjebak dalam islamophobia.

Dabiq sendiri diambil dari nama sebuah kota di wilayah utara Suriah.

Kota Dabiq diyakini ISIS sebagai tempat di mana akan terjadinya pertarungan final mereka dengan dunia.

Majalah ini diterbitkan oleh Al Hayat, media milik ISIS yang berbasis di Suriah dan Irak.

Bagian dalam Dabiq
Bagian dalam Dabiq (ieproject.org)

Terbitan pertama di bulan Juli 2014, sampai saat ini Dabiq sudah diterbitkan sebanyak berpuluh-puluh edisi.

Tiap eksemplar majalahnya biasanya berisi 50-60 halaman.

Isinya sebagian besar adalah doktrin agama sesuai dengan keyakinan ISIS.

Dalam tiap edisi Dabiq pasti disertai dengan gambar bendera ISIS dan foto-foto yang menampilkan betapa 'hebatnya' ISIS.

Salah satu rubriknya bahkan membahas peranan wanita di dalam ISIS, bahkan ada satu artikel tentang 'kiat bagaimana berduka setelah suamimu meninggal di pertempuran'.

Halaman
123
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help