Berita Ekonomi Bisnis

Produsen Cleo Kebut Operasional Pabrik Baru di Ngoro Mojokerto guna Tingkatkan Produksi Air Galon

PT Sariguna Primatirta Tbk produsen air meniral Cleo berhasil menyelesaikan pembangunan pabrik barunya di kawasan Ngoro, Mojokerto.

Produsen Cleo Kebut Operasional Pabrik Baru di Ngoro Mojokerto guna Tingkatkan Produksi Air Galon
surya/sugiharto
Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta, Eko Susilo (kiri) bersama Direktur Penjualan dan Distribusi, Toto Sucartono menjelaskan mesinnya yang mampu memproduksi dengan kecepatan tinggi, Selasa (15/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sariguna Primatirta Tbk produsen air meniral Cleo berhasil menyelesaikan pembangunan pabrik barunya di kawasan Ngoro, Mojokerto.

Pabrik baru yang ditarget selesai dan mulai operasional April 2018 lalu itu, kini sudah mulai produksi dan terus menambah kapasitas.

"Pabrik baru di Ngoro merupakan satu dari dua pabrik yang kami siapkan sudah operasional di semester I tahun 2018. Saat ini sudah produksi dan fokus melakukan penambahan kapasitas untuk produksi air galon," kata Nio Eko Susilo, Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta Tbk saat public expose di Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Kapasitas produksi galon di pabrik baru itu ditarget mencapai 250 juta liter per tahun. Saat ini masih dalam tahap awal, dan kapasitas ditarget tercapai sebelum akhir tahun 2018.

Selain pabrik di Ngoro, Mojokerto, di semester I 2018 ini, pabrik baru di Kendari juga sudah mulai operasional. Kapasitas produksi mencapai 150 juta liter.

"Target kami produksi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) galon bisa mencapai total 4,65 miliar liter untuk di semua pabrik. Selain yang baru, total ada 20 pabrik produksi AMDK yang kami miliki," tambah Eko.

Khusus untuk pabrik baru, Eko mentargetkan kapasitas bisa tercapai sebelum bagian pemasaran melakukan penetrasi produk ke pasar. Sehingga ketersedian stok akan aman ketika permintaan dan respon pasar positif.

Selain pabrik baru, mereka juga agresif menyediakan jaringan distribusi yang lebih banyak lagi.

"Kami terus melakukan pengembangan produk dan produksi. Selain AMDK, produk biskuit juga sedang kami maksimalkan, karena penetrasi ke pasar dan kontribusinya masih kecil," tambah Lukas Setio Wongso, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary dari Cleo.

Selain pabrik baru di Ngoro dan Kendari, startegi perseroan ini di tahun 2018, juga melakukan penyelesaian perluasan pabrik Pandaan dengan menambah kapasitas untuk botol. Dengan target mencapai 55.000 per jam. Juga untuk AMDK cup, ditargetkan mampu produksi hingga 1 miliar cup per bulan.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help