Berita Tuban

Penyandang Disabilitas di Tuban Kecam Aksi Teror di Surabaya, berikut Tuntutannya.

Belasan penyandang Disabilitas di Tuban melakukan aksi damai mengecam tindakan brutal teroris di Surabaya kemarin.

Penyandang Disabilitas di Tuban Kecam Aksi Teror di Surabaya, berikut Tuntutannya.
surya/m sudarsono
Aksi Disabilitas di Tuban mengecam aksi Terorisme di Surabaya 

SURYA.co.id | TUBAN - Belasan penyandang Disabilitas di Tuban melakukan aksi damai mengecam tindakan brutal teroris di Surabaya kemarin.

Aksi yang tergabung dalam Gerakan Tuban Damai tersebut melibatkan Persatuan Tuna netra Indonesia (Pertuni) Cabang Tuban, Organisasi Disabilitas Tuban (Orbit), Paramitra Jawa Timur, serta LSM Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR).

Ketua Orbit, Vira Fitria mengatakan, aksi ini adalah untuk mengecam perilaku teroris. Setidaknya, ada tiga tuntutan terbuka yang disampaikan saat aksi berlangsung.

"Ada tiga tuntutan dalam aksi, seperti yang terpampang dalam Baner. Semoga bisa disikapi oleh pemerintah," ujar Vira kepada sejumlah wartawan di lokasi aksi, Bundaran Patung Letda Sucipto, Selasa (15/5/2018), sore.

Gadis yang menggunakan kursi dalam aktifitas sehari-hari itu menjelaskan, tiga tuntutan aksi diantaranya adalah yang pertama, usut tuntas dan tindak tegas pelak terorisme yang melibatkan perempuan dan anak di Indonesia sampai ke akar-akar, Kedua, segera bahas dan sahkan RUU tentang Terorisme, dan ketiga menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Tuban.

"Semoga tuntutan aksi kami didengar dan dilaksanakan oleh pemerintah, ditindak sampai ke akarnya pelaku terorisme tersebut," bebernya.

Terakhir, sebelum membubarkan diri, para peserta aksi juga menegaskan komitmennya untuk melawan terorisme.

"Jangan takut teroris, kami tidak takut," Seru peserta aksi secara bersama sebelum membubarkan diri.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help