Bom Surabaya

Jenazah Korban RS Bhayangkara sudah Diambil Keluarga

Sementara itu, Jenazah Puji Astuti yang janda diambil saudaranya untuk dibawa ke Solo.

Jenazah Korban RS Bhayangkara sudah Diambil Keluarga
surya/nuraini faiq
Petugas saat memulangkan jenazah Mayawati dari Ruang Jenazah RS Bhayangkara Surabaya, Senin (14/5/2018). 

 SURYA.co.id | SURABAYA - Beberapa jenazah korban akibat serangan bom bunuh diri di Gereja Surabaya mulai dipulangkan. Setelah dipastikan identitasnya dengan anggota keluarga, jenazah bisa dibawa pulang. 

Pantauan surya di Ruang Jenazah RS Bhayangkara sejak tadi pagi, ada dua jenazah yang dipulangkan. Mereka adalah Puji Astuti (65) dan Mayawati (36). 

Maria, salah satu saudara Mayawati mengakui bahwa dia menunggu jenazah dimandikan. Korban ini hendak dibawa pulang ke tempat kelahirannya di Malang.

"Itu mobil Ario sudah siap," ucap Maria.

Nampak di pintu samping Ruang Jenazah RS Bhayangkara, sebuah peti putih bergerak dan diangkat petugas dari ruang jenazah ke mobil jenazah Ario. 

Beberapa petugas mengangkat perlahan peti berisi jenazah Mayawati, memasukkan ke mobil jenazah. Korban adalah salah satu korban ledakan bom di Gereja Jl Arjuno. 

Sementara itu, Jenazah Puji Astuti yang janda diambil saudaranya untuk dibawa ke Solo.

"Bu Puji itu janda. Saudara dan keluarga menghendaki yang bersangkutan dibawa ke Solo," kata Lindawati, kerabat Puji. 

Sementera itu hingga saat berita ini tayang belum diketahui persis posisi jenazah pelaku. Kalau merujuk korban jemaat, yang menjadi korban peledakan di gereja Jl Arjuno dan Jl Dipnegoro semua dirawat di RS Bhayangkara.

Bisa jadi pelaku bom di dua gereja itu, yakni ayah Dita Supriyanto bersama istri dan dua Putrinya ada di Ruang Jenazah RS Bhayangkara. 

Namun hingga berita ini tayang tak ada keluarga yang menanyakan keluarga Dita. Selain istri dua putrinya, dua putranya.

Tags
bom
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help