Ramadan 1439 H

Jaga Pola Makan saat Puasa, begini Tips-tips agar Tubuh Tetap Segar

Ahli gizi Graha Amerta RSU dr Soetomo, Eko Dwi Martini menjelaskan, pada awal puasa, perubahan jam makan tubuh juga harus ikut menyesuaikan.

Jaga Pola Makan saat Puasa, begini Tips-tips agar Tubuh Tetap Segar
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memasuki Ramadan, ibadah puasa menjadi kewajiban bagi umat Islam. Supaya puasa selama Ramadan berjalan lancar dan tubuh tetap bugar, pola makan harus diatur dan sesuai kebutuhan.

Ahli gizi Graha Amerta RSU dr Soetomo, Eko Dwi Martini menjelaskan, pada awal puasa, perubahan jam makan akan berubah sehingga tubuh juga harus ikut menyesuaikan. Untuk itu, selain dengan adaptasi waktu makan, maka porsi atau asupan makanan yang dikonsumsi tak boleh melebihi porsi ketika tak berpuasa.

“Ini harus sesuai dengan kebutuhan tiap individu, sesuai kebiasaan di luar puasa,” paparnya, Selasa (15/5/2018).

Pengaturan pola dan jam makan melihat pada dua waktu makan, yakni sahur dan berbuka puasa (iftar).

Untuk saat makan sahur, lebih baik dilakukan sebelum imsak atau diakhirkan sebelum adzan subuh.

Dengan begitu, orang yang berpuasa tak akan lemas saat siang dan sore hari. Sedangkan pada iftar saat Maghrib, orang bisa berbuka dulu dengan makanan kecil dan minum secukupnya. Jika langsung makan besar, maka dikhawatirkan perut akan kaget.

“Barulah setelah salat Maghrib, bisa makan secara lengkap,” tuturnya.

Adapun jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur adalah makanan yang berserat, sehingga tak mudah lapar ketika beraktivitas pada siang dan sore.

Contoh makanan berserat itu adalah sayuran dan tempe. Sedangkan pada iftar, lebih dulu berbuka dengan makanan takjil, seperti kurma dan air putih.

Barulah setelah salat, makanan yang disantap adalah makanan lengkap.

Tak hanya itu saja, setelah berbuka puasa hingga sahur, disarankan minum air antara 10-15 gelas, agar tak dehidrasi saat berpuasa.

“Untuk takjil, memang punya kandungan karbohidrat sederhana, sehingga tenaga kembali pulih usai berpuasa,” ujarnya.

Meski berpuasa selama Ramadan, namun aktivitas olahraga tetap bisa dilakukan. Untuk jenis olahraga, itu tergantung pada kebiasaan tiap individu. Kalau memang suka jogging atau tenis, maka ini tetap bisa dilakukan selama puasa.

Hanya saja, saat dan durasi waktu olahraga yang perlu diperhatikan. Supaya tak membuat badan lebih lemas, maka olahraga dilakukan setelah Ashar dengan durasi sekira 30 menit.

“Yang penting jangan terlalu keras saat berolahraga,” pungkasnya. 

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help