Pilkada 2018

Gus Ipul Gelorakan Semangat 'Jatim Adem' Untuk Jaga Perdamaian, Begini Penjelasannya

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyebut pencegahan teror tak bisa dilakukan oleh satu pihak.

Gus Ipul Gelorakan Semangat 'Jatim Adem' Untuk Jaga Perdamaian, Begini Penjelasannya
surya/bobby constantine
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mencium tangan KH Maimun Zubair, pengasuh Ponpes Al anwar Serang, Rembang dalam acara Harlah Ponpes Bumi Sholawat, Lebo, Sidoarjo, sebagai bentuk sikap tawaduk kepada kiai, Senin (14/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyebut pencegahan teror tak bisa dilakukan oleh satu pihak.

Sebagai antisipasi, Gus Ipul menyebut perlunya sinergitas antar lapisan masyarakat. Bukan hanya aparat keamanan, namun juga masyarakat pada umumnya.

Secara spesifik, Gus Ipul menyebut hal tersebut dalam konsep "Jatim ADEM". Kata 'ADEM' merupakan kepanjangan dari Aman, Demokratis, Ekonominya meningkat, dan Masyarakatnya sejahtera.

"Program ini pula yang juga dititipkan oleh para ulama dan kiai untuk mewujudkan kesejahteraan di Jawa Timur," kata Gus Ipul saat ditemui di Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Pertama adalah aman. Keamanan menurut Gus Ipul menjadi hal utama di dalam mengawali pembangunan.

"Kami berterimakasih kepada para penegak hukum dan juga aparat keamanan yang telah menjaga Jatim untuk damai," kata Gus Ipul yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.

"Namun, hal tersebut belum lah maksimal. Perlu adanya pola partisipatif aktif dari masyarakat," kata Gus Ipul menambahkan.

Misalnya, peran guru, ulama, hingga kiai yang banyak memberikan pemahaman untuk setia kepada agama namun tidak meninggalkan negara.

"Sulit dibayangkan, kalau Jawa Timur tak memiliki banyak kiai dan pesantren yang banyak tersebar di Jawa Timur. Mereka pula lah yang menjadi benteng dari berbagai paham radikalisme," kata Gus Ipul yang juga Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) ini.

"Oleh karenanya, patuh terhadap instruksi kiai adalah salah satu kunci menjaga perdamaian," kata Gus Ipul.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help