Berita Mojokerto

Serunya Lomba Lari 10K Majapahit di Mojokerto

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi melepas seluruh peserta lomba lari Majapahit 10 K di titik start area Pendopo Agung Trowulan

Serunya Lomba Lari 10K Majapahit di Mojokerto
SURYA.co.id/M Rommadoni
Lomba lari Majapahit 10K di pendopo agung Trowulan Kabupaten Mojokerto 

SURYA.co.id | Mojokerto - Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi melepas seluruh peserta lomba lari Majapahit 10 K di titik start area Pendopo Agung Trowulan, Minggu (13/5/2018).

Lomba lari Majapahit 10 K yang merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Mojokerto ke-725 tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh Kabupaten Mojokerto bahkan hingga luar kota.

Pungkasiadi mengatakan kegiatan ini dapat menjadi pemanasan bagi para atlet untuk bertanding pada event lebih tinggi. Juga sekaligus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga bersama.

"Diharapkan event setahun sekali ini menjadi salah satu ikon andalan Pemerintah Kabupaten Mojokerto," ujarnya.

Pung menuturkan kegiatan ini telah tiga kali rutin digelar tiap tahun mulai 2016. Dia berharap ajang tahunan ini dapat menjadi pemanasan untuk para atlet bertanding pada event yang lebih tinggi lagi.

"Lomba Lari Majapahit 10K ini kedepannya kita harapkan skalanya lebih besar lagi," ucapnya.

Adapun sejumlah nama pemenang dari beberapa kategori Loma Lari Mojopahit 10k Tahun 2018.

Kategori Umum Putra yakni diposisi pertama Ridwan asal Nusa Tenggaran Barat, Jauhari Johan asal Palembang di urutan ke-dua dan Marwan asal Sumatera Selatan di urutan tiga.

Juara pertama Kategori Umum Putri masih dipegang juara bertahan pada tahun lalu Yulia Ningsih dari Kabupaten Mojokerto, Apriana D.A di urutan dua serta Irma Handayani di posisi tiga.

Kategori Pelajar Putra, pelari Rama Arum Bima siswa SMA Mojosari di urutan pertama, Septian siswa SMK Trowulan di urutan dua dan Zidan dari SMK Pungging di urutan tiga.

Selanjutnya kategori Pelajar Putri diraih pelari Putri Zahro sebagai juara pertama, disusul Ade Nur di urutan dua serta Putri Novitasari di urutan tiga.

Nah, pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan bersama oleh wakil bupati beserta jajaran Forkopimda, sebagai bentuk duka cita atas gugurnya 6 orang Polri dalam insiden kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) lalu.

Adapun enam anggota Polri yang gugur antara lain Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas dan Aipda Luar Biasa Anumerta Marhum Frenje.

(don/ Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help