Citizen Reporter

Menangis di Saat Terakhir

Setelah tiga tahun di SMA, biasanya baru sadar akan kebandelannya ketika siswa diwisuda. Momen itu menjadi mengharukan.

Menangis di Saat Terakhir
ist

Wangi mawar yang dibawa ratusan siswa SMA memenuhi Hall Dyandra Convention Centre Surabaya, Senin (14/5/2018). Warnanya beraneka ragam. Ada mawar putih, merah, kuning, atau pink.

Konsep kemasannya unik. Ada yang membawa super big buket, big buket, atau semi buket. Filosofinya semuanya sama sebagai ungkapan terima kasih pada orang tua tercinta. Yap, itulah gambaran suasana acara wisuda dan pelepasan siswa kelas XII SMA Santa Maria Surabaya. Total 340 siswa mengenakan toga. Mereka serempak kompak “melepas kisah” SMA dalam wisuda.

Cateline Marsha (17) sangat antusias dan semangat. Perjalanan panjang menempuh pembelajaran tiga tahun di SMA telah di ujung cerita. Hari itu adalah hari yang berkesan dan bisa jadi tak akan pernah terlupa dalam hidupnya.

”Wahh… rasanya begitu lega dan plong. Senang tak terkira. Kini, waktunya aku menempuh jenjang lebih tinggi menjadi calon mahasiswa,” kata siswi XII IPA yang jago public speaking itu.

Momen wisuda dan pelepasan siswa merupakan momen yang ditunggu-tunggu dan berkesan seumur hidup. Euforia ini menjadi sakral dan semakin ”pecah” karena dikemas secara khidmat dan menyentuh.

“Aku tidak kuasa untuk tidak meneteskan air mata. Apalagi saat acara Terima Kasih pada para guru dan orang tua. Soalnya, aku jadi teringat kenakalanku masa-masa SMA dulu yang selalu merepotkan guruku dan menyusahkan orang tuaku. Sebuket bunga mawar ini persembahan untuk orang-orang tercinta,” ujar Bryan Jefferson dengan mata berkaca-kaca dan sembap.

Pendidikan yang telah ditempuh menjadi bekal untuk kehidupan di tahap selanjutnya. Masih ada langkah di depan yang harus diperjuangkan.

“Saya bangga dan terharu melihat perkembangan anak-anak. Bukan hanya perkembangan intelektual semata, melainkan juga tanggung jawab, kreativitas, dan pengabdian yang tulus. Selamat berjuang dalam hidup dan dalam studi Anda selanjutnya. Semoga Tuhan memberkati perjuangan dan hasil karya Anda,” ungkap Ruslan, Ketua Panitia Wisuda dan Pelepasan sekaligus Wali Kelas XII IPA itu.

FX Rudy Prasetya
Guru SMA Santa Maria Surabaya

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help