Pilkada 2018

Khofifah - Emil Siapkan Tim Pengawal dan Pengaman Suara,  Training Bertahap di Tingkat Kecamatan

"Trainingnya untuk tim kecamatan terus berjalan. Masing-masing kabupaten kota dicicil di selurih Jawa Timur."

Khofifah - Emil Siapkan Tim Pengawal dan Pengaman Suara,  Training Bertahap di Tingkat Kecamatan
surya/fatimatuz zahro
Khofifah bertemu dengan jemaah Muslimat, di Gedung ICBC Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Senin (14/5/2018). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Semakin dekat masa coblosan untuk Pemilihn Gubernur Jawa Timur, tim pemenangan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1 terus melakukan pemantapan persiapan.

Selain aktif melakukan roadshow kampanye di sejumlah kabupaten kota di Jawa Timur, tim pemenangan paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak juga terus melakukan upaya untuk menyiapkan pengawalan dan pengaman suara.

Sebagaimana disampaikan oleh Khofifah, Senin (14/5/2018) saat bertemu dengan jamaah Muslimat, di Gedung ICBC Jalan Basuki Rahmat, training kecamatan sedang dilakukan secara bertahap di kabupaten kota di Jawa Timur.

"Trainingnya untuk tim kecamatan terus berjalan. Masing-masing kabupaten kota dicicil di selurih Jawa Timur. Ini kaitannya mengawal dan menjaga untuk pengamanan suara," kata Khofifah.

Training itu dilakukan sinergi juga dengan partai pengusung. Meski masing-masing partai engusung juga sudah menyiapkan saksi.

Dengan melibatkan elemen menurut Khofifah pengawalan suara akan lebih maksimal. Sebagaimana diketahui, dalam Pilgub Jatim ini akan ada sebanyak 68.511 titik  TPS.

Sinergi ini dilakukam bersama paara relawan Khofifah - Emil. Sehingga di saat pasangan calon menggalang dukungan, relawan juga bergerak untuk training di masing-masing kecamatan.

Tidak hanya itu, Khofifah menyebutkan bahwa penyiapan saksi juga terus dilakukan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS). Nantinya tim juga akan ada saksi dalam dan saksi luar.

"Masing masing saksi akan ada tiga orang. Tim PPK juga tiga orang," ucap Khofifah.

Selain itu Khofifah juga mengingatkan relawan untuk juga tak berhenti melakukan penyapaan. Tidak hanya proses penyisiran, tapi juga menyeser.

"Semua proses ini untuk dapat memaksimalkan suara," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help