Gereja Surabaya Dibom

Ketua PWNU Jatim Mutawakkil Alallah Kecam Teror di 3 Gereja Surabaya

Ketua PWNU Mutawakkil Alallah mengutuk keras aksi teror di tengah-tengah masyarakat.

Ketua PWNU Jatim Mutawakkil Alallah Kecam Teror di 3 Gereja Surabaya
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH M Muttawakil Alallah (tengah berkopyah) usai silaturahmi dengan jajaran redaksi Harian Surya di Kantor PWNU Jatim, Kamis (6/4/2017). 

SURYA.co.id | Sidoarjo - Ketua PWNU Mutawakkil Alallah mengutuk keras aksi teror di tengah-tengah masyarakat.

PWNU menyebut inilah suguhan drama teror kembali usai napiter meneror polisi. Kemudian disusul dua wanita muda ditangkap polisi karen diduga akan membunuh anggota polisi.

PWNU Jawa Timur sangat prihatin dan mengutuk keras tindak teror yang mengusik rasa aman masyarakat Indonesia. Parahnya lagi, itu dilakukan terhadap umat yang sedang beribadah.

"Sungguh itu suatu tindakan keji tidak berperikemanusiaan dan tidak beradab" tegas KH Mutawakkil Alallah, Ketua PWNU Jatim.

Tindakan teror dengan cara dan bentuk apa pun tidak dibenarkan. "Negara harus hadir. Polri harus bertindak tegas dan mengusut para pelaku pengeboman," tegas Kiai Mutawakkil.

Kiai ini menyampaikan bahwa serangkaian serangan teror di Surabaya menjadi bukti bahwa terorisme bukan Islam. Terorisme tidak ada kaitannya dengan Islam.

Sebab, kalau atas nama Islam, pasti tidak akan ada teror ke warga masyarakat, apalagi ke tempat ibadah sesama, lebih-lebih di mapolda Jatim sedang ada istighotsah untuk Jatim dan Indonesia aman dan damai. 

"Kita semua, umat Islam di Indonesia, khususnya di Jawa Timur mengutuk serangkaian serangan teror biadab itu,” kata Mutawakkil.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved