Berita Blitar

Pasca Xenia Tabrak KA Gajayana di Blitar, Evaluasi Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu

Jumlah perlintasan kereta api sebidang di Kota Blitar ada 18. Dari total itu, baru delapan perlintasan sudah berpalang pintu.

Pasca Xenia Tabrak KA Gajayana di Blitar, Evaluasi Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu
surya/samsul hadi
Kondisi rambu peringatan di perlintasan kereta api Kelurahan Gedog, Kota Blitar, mati. Sirine tidak berbunyi saat kereta api lewat. 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar mengevaluasi keberadaan perlintasan kereta api sebidang di Kota Blitar.

Langkah itu untuk menindaklanjuti peristiwa kecelakaan yang melibatkan mobil dan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, beberapa hari lalu.

"Kami sudah mengecek kondisi rambu peringatan di lokasi. Kondisi rambu peringatan memang mati," kata Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono, Jumat (11/5/2018).

Priyo mengatakan early warning system (EWS) atau rambu peringatan di perlintasan kereta api, Kelurahan Gedog, merupakan bantuan dari Pemprov Jatim.

Dishub sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar segera memperbaiki rambu peringatan di lokasi.

"Kalau ada kerusakan kami koordinasi dengan Pemprov Jatim. Tim teknisnya dari sana," ujarnya.

Selain itu, kata Priyo, Dishub juga mendata jumlah perlintasan kereta api sebidang di Kota Blitar.

Jumlah perlintasan kereta api ada 18 perlintasan.

Dari total itu, baru delapan perlintasan sudah berpalang pintu.

Selebihnya, 10 perlintasan belum berpalang pintu.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved