Citizen Reporter

Yuk, Bacakan Buku untuk Anak

Kapan terakhir membacakan cerita untuk anak? Bagaimana reaksi anak ketika dibacakan cerita? Tidak ingin mengulangi masa menyenangkan itu?

Yuk, Bacakan Buku untuk Anak
ist

“...Ayah bunda, bacakan aku buku...”

Itu adalah sepengggal lirik lagu Gerakan Nasional Membaca Buku (Gernas Baku) yang diperingati Sabtu (5/5/2018). Seluruh lembaga nonformal, setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Indonesia memperingatinya, termasuk PAUD Ananda Gurah Kediri.

Bertempat di aula serba guna PAUD Ananda Gurah Kabupaten Kediri, sebanyak 50 orang tua/ wali PAUD Ananda secara bergantian membacakan cerita/ dongeng kepada siswa PAUD. Anak-anak menyimak orang tua mereka membaca.

Kegiatan itu dilakukan karena data dari BPS tahun 2015 menyebutkan, terdapat 91,47 persen anak usia sekolah lebih suka menonton telivisi. Hanya 13, 11 persen anak usia sekolah yang suka membaca.

Data itu tentu sebanding dengan data penilaian kemampuan mebaca siswa Indonesia oleh PISA pada 2015 yang menyebutkan, Indonesia berada di urutan ke-64 dari 72 negara. Salahnya anak-anak?

Jawabannya tidak. Orang tua pun bertanggung jawab karena berdasarkan survei Disney di Inggris pada 2016, hanya 33 persen orang tua yang masih membacakan buku kepada anaknya menjelang tidur ataupun belajar.

Inti kegiatan Gernas Baku PAUD Ananda Gurah adalah mengajak orang tua siswa untuk terlibat aktif membacakan buku kepada anaknya secara langsung. Masing-masing orang tua diberikan buku berisi cerita/dongeng oleh panitia.

Secara bergantian mereka maju membacakan cerita yang dipilih kepada anaknya. Anak akan bertanya berkaitan dengan cerita. Orang tua pun boleh bertanya kepada anaknya tentang cerita/makna dari cerita itu.

Ada beberapa tema yangbisa dipilih. Panitia menyediakan cerita bertema persahabatan, fabel (kancil, monyet, buaya, siput, kura-kura, domba, sapi, unta, beruang, gajah, dan burung), cita-cita, imajinasi, nasionalisme, dan ketaqwaan terhadap Tuhan.

Selanjutnya, panitia akan meberi reward kepada orang tua dan anak yang paling aktif dan tepat dalam bertanya dan menjawab tentang cerita dari buku itu. Sebagai tindak lanjut kegiatan itu, guru-guru PAUD akan berkunjung ke masing-masing rumah anak untuk melihat langsung bagaimana orang tua membacakan buku di rumah dan memastikan kegiatan ini berlangsung.

“Kami akan memastikan kegiatan Gernas Baku bukan hanya seremonial, melainkan benar-benar diterapkan agar cakrawala pengetahuan selalu berkembang di masyarakat,” ujar Aftika Mahanani, Kepala PAUD Ananda Gurah Kediri.

Pentingnya membaca bukan hanya anak-anak sekolah. Orang tua pun berkewajiban. Termasuk calon orang tua. Kamu, sudah baca buku belum?

Nova Anggraeni
Mahasiswa Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang
Pegiat Pendidikan di PAUD Ananda Gurah Kediri

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help