Berita Lifestyle

Tren Busana Spring dan Summer Tonjolkan Warna Cerah dan Tak Ketat

Pada musim spring/summer atau kemarau, gaya busana kaum hawa lebih menonjolkan pada potongan asimetris dan warna-warna cerah.

Tren Busana Spring dan Summer Tonjolkan Warna Cerah dan Tak Ketat
surya/ahmad zaimul haq
Busana karya tiga desainer muda yakni Wilsen Willim, Rinda Salmun, dan Anthony Tandiyono. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren busana selalu berubah mengikuti perubahan musim.

Adapun pada musim spring/summer atau kemarau, gaya busana kaum hawa lebih menonjolkan pada potongan asimetris dan warna-warna cerah.

Gaya busana seperti itu mencuat dalam trunk show Madeind Spring/Summer 2018 yang menampilkan rancangan tiga desainer muda yakni Wilsen Willim, Rinda Salmun, dan Anthony Tandiyono.

Ketiga desainer lokal ini menampilkan busana berbeda berpadu seni bertema The Artleisure.

CEO Argo Apparel Group yang mewadahi para desainer, Melinda Babyanna menjelaskan, tren busana spring/summer ini terkait erat dengan gaya potongan busana.

Dengan cutting asimetris, maka bentuk busana lebih dekonstruktif sharp dan meninggalkan kesan unfinished.

“Bentuk potongan kain dibuat seolah tak beraturan atau tak rapi. Dibuat seperti ini agar ada sesuatu yang personal dan ini bagian dari manipulatif fabric,” paparnya di sela trunk show di JW Marriot, Rabu (8/5/2018).

Tiga desainer itu menampilkan 12 busana terbaik dari total 30 busana yang dibuat.

Tak hanya dari potongan kain yang dibuat tak simetris, gaya busana yang tak ketat juga tampak dalam show itu.

Penggunaan bahan kain yang dominan dari semi katun dan katun, ingin menunjukkan busana musim panas atau kemarau lebih cocok dengan kain yang ringan dan tak bikin gerah.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved