Berita Surabaya

Dua Pekan Operasi Patuh, Puluhan Pengendara di Surabaya Ditilang karena Pakai HP saat Berkendara    

Pengendara yang ketahuan mengoprasikan HP sambil memacu kendaraanya, baik mobil dan motor, jumlahnya berimbang.

Dua Pekan Operasi Patuh, Puluhan Pengendara di Surabaya Ditilang karena Pakai HP saat Berkendara    
surya/benni indo
Foto ilustrasi: Polisi memeriksa surat-surat pengedara motor. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Banyak jenis pelanggaran pengendara selama gelaran Operasi Patuh Semeru 2018 selama 14 hari di Surabaya, salah satunya memacu mobil dan motor sambil pakai hanphone (HP). Selama operasi, 64 orang ketahuan dan ditilang lantaran pakai HP.

Pengendara yang ketahuan mengoprasikan HP sambil memacu kendaraanya, baik mobil dan motor, jumlahnya berimbang. Untuk kendaraan roda empat atau mobil, diketahuai sebanyak 38 pengendara ditilang karena terbukti pakai HP di atas mobilnya. Sedangkan pengendara motor yang memakai HP, jumahnya ada 31 orang.

“Berkendara sambil menggunakan HP itu sangat membahayakan, baik kepada diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tutur Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKB Eva Guna Pan Pandia, Kamis (10/5/2018).

Selain menggunakan HP, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara dijalanan Surabaya, seperti pemotor yang tak memakai helm standar. Jumlah pengendara yang melanggar terbilang tinggi, yakni ada 2.804 pengendara ditilang selama operasi. Pemotor juga banyak melanggar dengan mengendarai kendaraan melawan arus, yakni 1.218.

Kecuali itu, polsi juga menemukan pengendara mobil dan motor yang masih berada di bawah umur.  Tercatat ada 2.593 anak di bawah umur yang ketahuan melajukan motor di jalan raya. Juga 57 anak-anak mengemudikan mobil.

“Ini yang butuh perhatian bersama, anak di bawah umur tak boleh pakai kendaraan motor dan mobil. Peran serta orangtua sangat besar, jangan lah anak yang belum 17 tahun atau memiliki SIM sudah dibiarkan naik motor atau mobil. Ini sangat berbahaya dan beresiko, karena sering terjadi kecelakaan,” ingat Pandia.

Selain itu, petugas Satlantas menemukan pengendara yang memacu kendaraan melebihi batas kecepatan. Masing-masing ditemukan 2 pengendara yang melanggar. Kemudian sebanyak 475 pengemudi mobil tak memakai sabuk pengaman.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved