Berita Surabaya

Karang Taruna Kedung Cowek Surabaya Kehilangan Tempat Olahraga

Karang Taruna RT 3RW 2 Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Surabaya merupakan salah satu kartar yang telah unggul

Karang Taruna Kedung Cowek Surabaya Kehilangan Tempat Olahraga
surya/nuraini faiq
Kampung warna warni kenjeran 

SURYA.co.id | Surabaya - Selama ini organisasi pemuda seperti karang taruna cenderung melakukan kegiatan yang sifatnya sosial, seperti kerja bakti dan olahraga.

Karang Taruna RT 3RW 2 Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Surabaya merupakan salah satu kartar yang telah unggul untuk lomba futsal antar kampung.

Futsal menjad wadah anak muda dari berbagai latar belakang di kampung untuk bisa bekerja sama. Sayangnya, lapangan futsal yang biasa digunakan Kartar dialihfungsikan menjadi taman.

Program kampung warna warni hingga fasilitas taman untuk umum hingga saat ini juga tidak melibatkan anggota Kartar kampung. Padahal kartar kampung ini dikenal memiliki berbagai kegiatan dan sering menjuarai lomba futsal antar kampung.

Ketua Kartar, Miftahul Huda mengungkapkan selama ini anggotanya harus menyewa lapangan futsal untuk latihan. Karena lapangan futsal yang gratis di beberapa kampung harus bergantian dengan tim futsal lain.

“Kami ingin bisa ikut mengelola taman, kalau bisa ada flying fox juga tamannya,” urainya.

Ia berharap kartar setidaknya difaslitasi perahu sehingga bisa menyediakan jasa bagi pengunjung yang datang ke kempung warna warni sehingga kampung tidak hanya memiliki daya tarik warna –warni cat, tetapi ada fasilitas hiburan lain yang dimiliki warga.

"Kartar harus diberdayakan juga untuk mengurangi pengangguran di kampung,” urainya.

Camat Bulak, Suprayitno mengungkapkan kondisi kampung cumpat yang dgunakan sebagia kampung warn warni memang di dominasi nelayan. Warga terlihat pasif karena kebanyakan masih bekerja sebagai nelayan.

“Sekarang mereka mulai menangkap  peluang sebagai pedagang makanan dan minuman dengan adanya taman Surabaya,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help