Berita Bojonegoro

Satpol PP Bojonegoro Kumpulkan 52 Pemilik Karaoke, Ini yang Terjadi

Ini sebagai bentuk menghormati bulan suci Ramadan dan menghargai masyarakat muslim yang sedang menjalankan puasa.

Satpol PP Bojonegoro Kumpulkan 52 Pemilik Karaoke, Ini yang Terjadi
surya/m sudarsono
Pertemuan Satpol PP dengan 52 pemilik karaoke di Bojonegoro, Senin (7/5/2018). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal hitungan hari, Satpol PP Kabupaten Bojonegoro menghadirkan sebanyak 52 pemilik karaoke di wilayah setempat, Senin (07/05/2018).

Pertemuan yang berlangsung di lantai dua Pemkab Bojonegoro itu melibatkan pihak Reskrim Polres Bojonegoro, dengan tujuan memberikan imbauan para pemilik tempat usaha karaoke menjelang Bulan Ramadan.

Kasat Pol PP Bojonegoro, Ahmad Gunawan, mengatakan kedatangan pemilik usaha karaoke ini bertujuan agar para pemilik karaoke untuk menghentikan aktivitasnya pada bulan Ramadan.

Ini sebagai bentuk untuk menghormati bulan suci Ramadan dan menghargai masyarakat muslim yang sedang menjalankan puasa.

"Seluruh pengusaha karaoke dilarang buka saat bulan suci Ramadan," ujarnya dihadapan pengusaha karaoke.

Kasat Pol PP menjelaskan, penghentian aktivitas karaoke dimulai pada H-4 bulan Ramadan sampai H+3 Idul fitri. Dalam kurun waktu tersebut, pemilik karaoke tidak dibolehkan beroperasi.

Seluruh pemilik tempat usaha karaoke harus berhenti pada tanggal 13 Mei 2018 pukul 00.00 WIB.

"Kami minta semua pengusaha karaoke komitmen keputusan ini," harap Ahmad Gunawan.

Dalam rapat, seluruh pengusaha yang hadir dalam pertemuan ini diberikan surat pernyataan bermaterai. Hal itu untuk menunjukkan komitmen bersama jika pada bulan Ramadan mendatang seluruh aktivitas karaoke tidak beroperasi.

"Yang melanggar akan kami beri sanksi tegas, karena dalam pertemuan ini semua sepakat tutup," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help