Berita Tuban

Operasi Patuh Semeru 2018 di Tuban Ungkap Fakta Miris, Banyak Anak-Anak Kendarai Kendaraan

jumlah pelanggar tidak miliki Surat izin mengemudi (SIM) paling banyak, karena mereka masih di bawah umur.

Operasi Patuh Semeru 2018 di Tuban Ungkap Fakta Miris, Banyak Anak-Anak Kendarai Kendaraan
surya/m sudarsono
Satlantas Polres Tuban saat Melakukan razia ops patuh Semeru 

SURYA.co.id | TUBAN - Operasi Patuh Semeru (OPS) 2018 telah berlangsung selama 11 hari, mulai dari 26 April hingga 6 Mei.

Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 1.269 kendaraan baik roda dua maupun roda empat telah ditilang, karena melanggar peraturan lalu lintas.

Namun dari jumlah keseluruhan tilang tersebut, jumlah pelanggar tidak miliki Surat izin mengemudi (SIM) paling banyak, karena mereka masih di bawah umur.

Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, mengatakan jumlah yang tidak memiliki SIM yang terjaring razia ops patuh Semeru tergolong banyak.

Sebab, jumlahnya ada sekitar 489 pelanggar dari jumlah keseluruhan yang ditilang.

"Jumlah yang tidak punya SIM karena di bawah umur ada sebanyak 489, dari jumlah total keseluruhan 1.269," ujar Eko kepada Surya, Senin (7/5/2018).

Lanjut perwira berpangkat tiga balok di pundak itu melanjutkan, dari keseluruhan kendaraan yang terjaring razia itu otomatis dikenakan tilang bagi yang melanggar.

Bahkan, ada pula yang kendaraan yang diamankan karena pemilik tidak mampu menunjukkan barang bukti kepemilikan atau kendaraan tidak sesuai standard.

"Ada kendaraan yang kita amankan, karena pemilik tidak bisa menunjukkan surat-suratnya. Yang jelas untuk seluruh kendaraan yang ditilang ada 1269," pungkasnya

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help