Berita Lifestyle

Mark Your Step, Kreasi Grafiti di Patung yang Menginspirasi Orang Lain

Kreativitas kecil lewat karya seni grafiti pada patungjuga bisa menginspirasi lingkungan untuk bisa melangkah lebih jauh

Mark Your Step, Kreasi Grafiti di Patung yang Menginspirasi Orang Lain
surya/ahmad zaimul haq

SURYA.co.id | SURABAYA - Hal yang bisa menginspirasi seseorang atau lingkungan tak harus dari hal besar.

Kreativitas kecil lewat karya seni grafiti pada patung striding man, juga bisa menginspirasi lingkungan untuk bisa melangkah lebih jauh atau ‘Mark Your Step’.

Tak heran, ada tujuh seniman grafiti dari enam kota, termasuk Surabaya yang membuat kreasi pada patung itu.

Kampanye ini dilakukan brand minuman keras, Johnnie Walker.

Dari ‘Mark Your Step’ itu, Johnnie Walker mengajak setiap orang untuk mengenali dan merayakan, setiap langkah dalam hidup yang telah diambil layak untuk diapresiasi.

Assistant Chief Representative Officer untuk Diageo (menaungi brand minuman keras ternama) di Indonesia, Adrienne Gammie menjelaskan, selama ini Indonesia dikenal sebagai pusat kreativitas dan pemikiran inovatif dinamis yang didorong keinginan kuat untuk memberi sesuatu pada masyarakat.

“Ini adalah saat tepat untuk mengapresiasi tiap pencapaian dalam perjalanan personal progress masing-masing,” jelasnya dalam rilis, Sabtu (5/4/2018) malam.

Dari kampanye itu, brand minuman ini menggandeng tujuh seniman berbakat dari Jakarta, Bali, Bandung, Medan, Surabaya dan Jogjakarta.

Mereka menciptakan kreasi grafiti pada patung Striding Man, dengan ciri khas warna berbeda.

Seperti hasil kreasi dari seniman Surabaya, Denny Bagus Prasetya alias Daske.

Seniman yang sudah menekuni grafiti sejak 2004 ini mengecat patung Striding Man itu dengan cat spray dan membentuk pola detil candy-candy.

“Warna-warna dominan yang dipakai adalah magenta, tosca, sky blue dan kuning,” terangnya saat menjelaskan itu di Colours Pub and Restaurant Surabaya.

Warna-warna candy itu sebenarnya menggambarkan kehidupan sosial warga Surabaya yang heterogen.

Namun meski heterogen, mereka tetap kompak dan bersatu membangun Surabaya dan Jatim.

“Warna-warnanya fun biar enak dilihat. Setiap daerah punya desain grafiti yang berbeda-beda. Namun, apapun bentuk grafiti, itu adalah kreasi yang diharapkan bisa menginspirasi dan memengaruhi seseorang,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help