Pilkada 2018

Khofifah Indar Parawansa Ajak Ibu-Ibu Pilih Gubernur Perempuan

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, perempuan adalah sosok yang hebat. Termasuk dalam sejarah perjuangan Islam

Khofifah Indar Parawansa Ajak Ibu-Ibu Pilih Gubernur Perempuan
SURYAOnline/Fatimatuz Zahro
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa hadir dalam acara Harlah Akhirussanah Yayasan Harapan Sentosa, Pondok Pesantren Darul Patemon, Surabaya, Sabtu (5/5/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa terus memaksimalkan bertemu dengan masyarakat.

Hari ini, Sabtu (5/5/2018), Khofifah hadir memberikan sambutan dalam acara Harlah Akhirussanah Yayasan Harapan Sentosa, Pondok Pesantren Darul Petemon, Surabaya.

Di hadapan para wali murid dan petinggi yayasan, Khofifah memberikan pesan tentang pentingnya mendidik anak. Ia mengatakan bahwa saat ini memang sudah banyak anak-anak yang pendidikannya tinggi dan pintar.

Namun yang butuh diarahkan adalah agar anak-anak belajar dan didik dengan benar.

"Yang biasa menebang hutan ilegal itu orang utan apa ahli hutan. Ahli hutan kan, mereka berpendidikan namun perilakunya tidak benar, itulah PR kita," kata Khofifah.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan dalam membangun generasi yang baik membutuhkan kerja keras dari semua pihak. Terutama ibu bapak guru yang ada di ada di Yayasan Haraan Sentosa.

Tak lupa ia juga memberikan motivasi bagi ibu-ibu guru pengajar. Ia mengatakan perempuan adalah sosok yang hebat. Termasuk dalam sejarah perjuangan Islam.

Ia mencontohkan orang yang pertama kali menjadi syahid di zaman Rasulullah adalah seorang syahiddah, yang merupakan seorang perempuan.

Tidak hanya itu Khofifah juga mencontohkan sosok Masyitoh, perempuan Muslim di zaman Firaun. Meski ia siap direbus di air mendidih, sosoknya tetap teguh akan keislamannya dan melantangkan kalimat tahlil.

"Beliau tidak gentar meski akan dijeburkn ke air mendidih. Beliau tidak takut. Perempuan itu hebat. Hebat nggak, Bu?" tanya Khofifah lagi.

Dikatakan Khofifah perempuan adalah sosok hebat yang memiliki tangguhan tinggi. Ia mengajak jamaah Muslimat dan Fatayat untuk meneladani juga sosok Asma Binti Abu Bakar.

Asma adalah perempuan yang berani memberikan makanan pada ayahnya, Abu Bakar As Shiddiq, dan Rosulullah saat bersembunyi di Gua Tsur. Padahal Gua Tsur jalannya amat terjal. Namun beliau dengan gigih dan berani menunggang kuda demi memberikan makanan untuk mereka.

"Perempuan itu hebat. Maka Pilgub nanti pilih gubernur perempuan ya Bu," kata Khofifah disambut tepuk tangan meriah dari audience dengan mengangat kipas bergambar Khofifah Emil.

Saat wawancara dengan media Khofifah mengatakan bahwa upaya penyapaan adalah penyisiran yang sedng dimaksimalkan oleh Khofifah.

"Kami menyisir semaksimal mungkin. Kalau ada waktu pasti saya maksimalkan untuk datang. Kami ingin menyapa sebanyak-banyaknya karena saya tidak ingin yang dipinggir pinggir ada yang terlewat," kata Khofifah.

Ia berharap agar ikhtiar yang dilakukan bisa membawa hasil yang juga masimal dan membawa kemenangan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help