Kesehatan

Bahaya di Balik Pasang Kawat Gigi Sembarangan

Memasang kawat gigi tidak bisa dilakukan sembarangan. Tujuannya pun bukan semata untuk bergaya, tetapi untuk kesehatan

Bahaya di Balik Pasang Kawat Gigi Sembarangan
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pasang kawat gigi bukan hanya soal bergaya saja. Melainkan bagian dari menjaga kesehatan gigi.

Retno Dewati, drg. Sp. KGA, dokter gigi lulusan Universitas Jember ini mengungkapkan banyak pasien remaja yang punya kasus sembarangan pasang kawat gigi.

"Ada pasien remaja perempuan datang dengan keluhan sakit gigi. Saya periksa kondisi rongga mulutnya, dia sudah pakai bracket atau kawat gigi," kata Juara 1 scientific award di Singapura tahun 2015 ini mulai bercerita, Rabu (2/5)

Kokter yang praktek di apotek bu haji jalan Lidah kulon no. 119 surabaya dan Klinik utama rawat inap Kartika. Jalan Ngagel Jaya utara non 2 A- B Surabaya melanjutkan, setelah diperiksa ternyata masih ada gigi yg berlubang dan sisa akar. Karang gigi pun masih banyak.

"Saya curiga, dia pasang kawat gigi tidak di dokter gigi, dan ternyata benar. Dia ikut-ikut temannya ke tukang gigi untuk pasang kawat gigi," lanjut perempuan yang pernah jadi bagian dari awak kapal perang RI, KRI dr Soeharso itu.

Perempuan kelahiran Blitar, 19 Juli 1985 ini menjelaskan jika tidak dibenarkan pasang kawat gigi, sementara gigi rusak dan tidak dirawat dahulu.

"Kawat gigi dipasang harus sesuai indikasi medis, denga kondisi rongga mulut yang sudah sehat. Jadi jangan sekali-kali pasang kawat gigi hanya untuk fashion, apalagi pasangnya di tukang gigi," tegasnya.

Ibu dua anak ini menambahkan selain kasus remaja yang pasang kawat gigi sembarangan, dia sering menemui pasien anak yang punya gigi berlubang.

"Banyak ditemui anak usia masih 1 setengah tahun, tapi semua giginya sudah berlubang. Saat saya tanya jawab dengan orang tuanya, si anak minum susu pakai dot, ngedotnya sering terbawa sampai tertidur. Dan gigi anak sama sekali tidak pernah disikat oleh orang tuanya," akunya.

dr Retno berpesan, sejak bayi rongga mulut anak sudah harus rajin dibersihkan dengan kassa atau kain bersih yang dibasahi.

"Mulai dari gusi dan lidah nya dibersihkan. Jika gigi anak sudah mulai tumbuh, gigi tersebut juga harus rajin kita bersihkan," pesannya. 

Tags
kawat gigi
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help