Berita Pendidikan Surabaya

Siswa Tidak Usah ke Sekolah, Besok Pengumuman lewat Website Sekolah Masing-masing

“Sekolah bisa mengumumkannya, Kamis (3/5/2018), lewat website sekolah masing-masing,"Siswa tidak perlu ke sekolah.”

Siswa Tidak Usah ke Sekolah, Besok Pengumuman lewat Website Sekolah Masing-masing
Surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Rapat Koordinasi MKKS Se-Jatim dalam menyiapkan peralihan wewenang SMA/SMK di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, (13/10/2016) 

SURYA.co.id | SURABAYA – Paparan Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN) di Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim cukup mengecewakan bagi sekolah. Pasalnya hampir semua jenjang SMA/SMK/MA memiliki nilai rata-rata cukup rendah untk beberapa pelajaran, khususnya Matematika dan Fisika.

Namun, saat paparan siswa dengan NUN tertinggi, sejumlah perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) terlihat tersenyum senang. Lantaran perwakilan kepala sekolah di tiap kota dan kabupaten ini melihat salah satu sekolah atau siswa asal daerahnya masuk 10 besar dengan jumlah atau rata-rata NUN tertinggi.

Seperti diungkapkan Bahrun, Kepala MKKS SMK Negeri Surabaya yang tersenyum sumringah saat siswa SMKN 1 Surabaya masuk dalam jajaran 10 besar siswa denga NUN tertinggi.

“Akhirnya agak selamat ada yang berprestasi, ada pemicu semangat dari paparan nilai yang turun terus persentasenya itu,”ungkap pria yang juga kepala SMKN 1 Surabaya.

Menurutnya, hasil DKHUN ini diambil tiap MKKS daerah masing-masing. Setidaknya siang atau sore hari akan mulai dibagikan ke tiap sekolah.

“Sekolah bisa mengumumkannya, Kamis (3/5/2018), lewat website sekolah masing-masing. Siswa tidak perlu ke sekolah,” uranya.

Menurutnya, sistem pengumuman hasil UN akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman kelulusan dan dilakukan secara online agar siswa tidak melakukan konvoi atau perayaan di sekolah dan jalanan.

“Kalau yang berprestasi pasti kami kasih award saat ujian, ini besok siswa di rumah semua. Karena di SMKN 1 juga sudah selesai latihan wisudanya,” pungkasnya.

Dari data yang dipaparkan Dindik Jatim, siswa dengan NUN tertinggi di Jatim untuk SMK diraih oleh Fera Febiyanti dari SMKN Mojoagung dengan NUN 380,0.

Sedang  satu-satunya siswa asal Surabaya yang masuk dalam NUN 10 besar yaitu Kusnul Kotimah Putri Anggraini asal SMKN 1 Surabaya dengan NUN 373,5.

Kemudian untuk jenjang SMA jurusan Bahasa diraih oleh Alikhatul Khoiroh dari SMAN 1 Lawang dengan NUN 366,0. Pada jurusan ini didominasi dengan siswa dari Malang raya, sedangkan di Surabaya hanya ada Ikhzartul Laily Eka Sufilana dari SMAN 21 Surabaya dengan urutan ketujuh.

Untuk jurusan IPA NUN terbaik diraih Naufal Achmad Tsany Daffa’ asal SMAN 5 Surabaya dengan total NUN 394,0. Sedangkan siswa lain asal Surabaya yang masuk peringkat 10 besar NUN tertinggi yaitu Fachri Haikl Apriansyah asal SMAN 5 Surabaya pada urutan kelima, dan Joathan Maximilian SA asal SMAN 5 Surabaya urutan ketujuh.

Untuk Jurusan IPS, NUN tertinggi diraih, Muhammad Rafifnafia H asal SMAN 1 Bojonegoro. NUN terbaik untuk jurusan IPS didominasi oleh sekolah swasta di Surabaya yaitu lima siswa SMA Katolik ST Louis 1. Dan juga terdapat siswa SMAN 2 Surabaya dan SMA Kristen Gloria 2 .

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help