Travel

Instagramable Banget! Destinasi Wisata Desa Adat Sendi Pacet Mojokerto, Tertarik ke Sana?

Pengunjung dapat bersantai sembari menikmati pemandangan view hutan dan gunung-gunung di saung berbahan bambu.

Instagramable Banget! Destinasi Wisata Desa Adat Sendi Pacet Mojokerto, Tertarik ke Sana?
surya/mohammad romadoni
Spot swafoto di di wisata Sendi Adventure Pacet Mojokerto. 

Warga setempat, kata Subur, berkeinginan membuat wisata edukasi untuk masyarakat yang terjangkau.

Fasilitas penunjang di area wisata tersebut masih dalam proses yang akan terus dikembangkan menyesuaikan perkembangan kebutuhan zaman.

"Rencananya akan ada edukasi tata cara menanam pohon serta merawat tanaman dan lainnya," jelasnya.

Ditambahkannya, kemunculan wisata ini awalnya adalah Bumi Perkemahan yang memanfaatkan lahan kosong di sampingnya yang disulap menjadi taman beserta spot foto.

Spot swafoto di di wisata Sendi Adventure Pacet Mojokerto.
Spot swafoto di di wisata Sendi Adventure Pacet Mojokerto. (surya/mohammad romadoni)

Dia terinspirasi dari banyaknya destinasi wisata di daerah lain yang menonjolkan view wisata alam.

Awalnya, dia membeli sejumlah tanaman sayuran, bunga dan lainnya untuk ditanam di wisata ini.

Hingga kini tanaman itu dikembangkan menjadi banyak.

"Rata-rata pengelola wisata ini adalah remaja dan warga lokal desa Sendi. Rencananya, wisata ini akan ganti nama menjadi Wit (pohon) Sendi ," ungkapnya.

Wisata ini cukup ramai saat wekeend. Pengunjungnya 100 orang hingga 150 orang dari berbagai kota di Jawa Timur.

Hamparan tanaman stroberi di wisata Sendi Adventure Pacet Mojokerto
Hamparan tanaman stroberi di wisata Sendi Adventure Pacet Mojokerto (surya/mohammad romadoni)

Ke depannya, destinasi ini lebih menawarkan para wisatawan edukasi dan pembelajaran.

Namun, warga sempat terkendala fasilitas SDM hingga prasarana infastruktur pendukung di wisata ini.

Adapun kendalanya yakni SDM warga masih rendah yang membutuhkan pelatihan tentang wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur.

Untuk fasilitas pendukung hanya ada empat kamar mandi. Tempat sampah di wisata itu masih sangat minim.

"Inginnya kami disini ada gazebo besar dapat menampung kapasitas banyak orang.
Untuk musala belum ada," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved