Berita Madiun

Di Madiun, Demo Hari Buruh Diikuti 20 Orang, Ini Tuntutan Mereka

Para buruh yang tergabung dalam Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Madiun ini menggelar unras di dua tempat.

SURYA.co.id | MADIUN - Unjuk rasa memperingati Hari Buruh di Kota Madiun diikuti sekitar 20 buruh, Selasa (1/5/2018).

Para buruh yang tergabung dalam Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Madiun ini menggelar unras di dua tempat.

Pertama rombongan masa buruh menggelar unras di depan kantor Pemerintah Kota Madiun di Jalan Pahlawan.

Selanjutnya mereka bergeser ke Kantor Disnaker Kota Madiun di Jalan Bolodewo no 8 Kota Madiun.

Koordinator KASBI Madiun, Kingkin Prasetyo mengatakan, dalam peringatan Hari Buruh ini, para buruh menuntut masalah upah yang layak bagi buruh.

"Kami meminta pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan yang tidak berpihak kepada buruh," kata Kingkin saat ditemui usai berorasi di depan Kantor Disnaker Kota Madiun.

Selain itu, mereka juga mengkritisi Disnaker Kota Madiun yang justru menggelar acara jalan santai pada peringatan Hari Buruh.

Hal itu menurutnya tidak selaras dengan perjuangan para buruh yang sedang menuntut kesejahteraan.

Kingkin mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Disbaker Kota Madiun.

Dia mencontohkan, saat ini 50 persen perusahaan di Kota Madiun belum memenuhi hak para pekerjanya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved