Berita Magetan

Bikin Elus Dada, Alun-Alun Magetan Jadi Tempat Mesum, Tiga pasang Remaja Kepergok Lakukan Ini

Ketiga pasang remaja ini seluruhnya saat ditangkap melakukan tindakan asusila yang tidak sepantasnya dilakukan pelajar bawah umur.

Bikin Elus Dada, Alun-Alun Magetan Jadi Tempat Mesum, Tiga pasang Remaja Kepergok Lakukan Ini
surya/doni prasetyo
Pasangan remaja usia SMP ini dipergoki petugas Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan berbuat tidak senonoh di alun alun, Magetan, Selasa (1/5/2018). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Sepekan ini Satpol PP Pemkab Magetan mengamankan tiga pasang remaja bawah umur, yang kepergok tidak senonoh di Alun-Alun Magetan. Oleh petugas, tiga pasang remaja ini digelandang ke kantor Satpol PP setempat untuk dipanggilkan orangtuanya.

Ketiga pasang itu, dua pasang dari siswa sekolah menengah kejuruan yang sekolahnya berada di sekitar Alun-Alun Magetan, sementara satu pasang lainnya masih SMP.

Ketiga pasang remaja ini seluruhnya saat ditangkap melakukan tindakan asusila yang tidak sepantasnya dilakukan pelajar bawah umur.

Padahal saat melakukan itu di Alun-Alun banyak orang, juga anak anak kecil yang sedang bermain.

"Mereka tidak malu melakukan tindakan tidak senonoh di depan banyak orang yang mengunjung Alun-Alun," kata Kasi Tramtibmas dan Operasi Pengendalian Satpol PP Magetan, Khamim Basyori, Selasa (1/5/2018).

Tindakan amoral itu, lanjut Khamim, diketahui anggota Satpol PP setelah ada pengunjung yang melapor ada pasangan yang sedang melakukan perbuatan tidak senonoh itu di kursi taman Alun-Alun Magetan.

"Kami langsung meluncur ke tempat yang disebutkan pengunjung itu. Ternyata benar, pasangan remaja itu lagi melakukan hal yang tidak sepantasnya dilakukan pelajar, apalagi di tempat umum pada siang bolong," sambungnya.

Pasangan yang ketiga dipergoki mojok di taman alun-alun, persisnya depan Masjid Agung Magetan ini usia keduanya masih 15 tahun. Meski begitu, apa yang dilakukan keduanya bikin geleng-geleng pengunjung taman alun-alun.

"Ketiga pasangan tidak senonoh itu melanggar peraturan daerah tentang Kamtibmas. Meski begitu kami hanya bisa melakukan pembinaan dan menyerahkan kepada orangtuanya masing masing," ujar Khamim.

Setelah ketiga pasangan tidak senonoh itu diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatanya dan dipanggilkan orangtuanya masing masing, mereka dibolehkan pulang.

"Anak perempuan dari Dusun Sambi, Simo, Kendal, Ngawi itu berkenalan dengan cowoknya anak Ngariboyo lewat Facebook. Setelah teleponan dua kali ketemu di alun-alun, melakukan perbuat itu," pungkas Khamim.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help