Sambang Kampung Jagir Wonokromo

Programkan Penghijauan hingga Pengelolaan Air Limbah di Tiap RT

Tiap RT di kawasan RW 4 Kelurahan Jagir, Wonokromo memiliki keunggulan tersendiri dalam pengelolaan lingkungannya.

Programkan Penghijauan hingga Pengelolaan Air Limbah di Tiap RT
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Ilustrasi sudut kampung yang hijau nan sejuk. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pulo Wonokromo Wetan, sebuah perkampungan padat pemukiman warga urban di Kota Surabaya. Tak hanya padat dengan rumah dan gang sempitnya, kondisi perkampungan yang terletak di belakang stasiun Wonokromo Surabaya ini juga bagian dari potret kampung kumuh yang sarat dengan masalah sosial.

Pemandangan tersebut merupakan hal yang biasa lima tahun lalu, tetapi saat ini tiap RT di kawasan ini terlihat asri dan hijau.

Yudi Istanto, penggerak kampung mengungkapkan sejak lima tahun terakhir warga mulai berbenah diri untuk menjaga lingkungan. Bahkan tiap RT di kawasan RW 4 Kelurahan Jagir, Wonokromo ini memiliki keunggulan tersendiri dalam pengelolaan lingkungannya.

“RT satu punya budidaya jamur, RT dua ada  biogas, RT tiga budidaya lele. Kemudian RT empat ada vertical garden yang membuat jalanan sejuk sepanjang area yang mengharuskan motor tidak boleh dinyalakan,”urainya.

Kemudian RT lima terdapat hidroponik, lanjutnya. Upaya pemberdayaan masyarakat ini menurutnya tak lepas dari upaya tiap RT untuk mendorong warganya agar mau meningkatkan kualitas hidup kampungnya.

“Semuanya belajar otodidak dan bertahap. Tapi hasilnya bisa dinikmati bersama makanya masih terus berlanjut,” tambahnya.

Kedepan, warga kampung juga akan memasang hydrant di tiap gang untuk mengantisipasi kebakaran.

Pasalnya karena gang yang sempit, kampung ini sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved