Properti

Grand Dharmahusada Lagoon Launching Taman O2 Park

Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) melaunching O2 Park, taman di sekitar proyek pembangunan superblok GDL yang terdiri atas 7 tower untuk hunian

Grand Dharmahusada Lagoon Launching Taman O2 Park
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Wildan Alfi Kurnia, Manajer Mall Lagoon Avenue Dharmahusada, saat menjelaskan kepada konsumen terkait O2 Park di areal GDL. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) tak kalah agresif dalam meningkatkan penjualan unit apartemen maupun tenant mal.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaunching O2 Park, taman di sekitar proyek pembangunan superblok GDL yang terdiri atas tujuh tower untuk hunian, lifestyle mal, dan Dharmahusada Lagoon Avenue (DLV).

"O2 Park merupakan taman umum untuk warga kota Surabaya bagian timur sekaligus untuk mengenalkan produk properti yang sedang kami kembangkan," jelas Wildan Alfi Kurnia, Manajer Mall Lagoon Avenue Dharmahusada, Rabu (25/4/2018).

Taman ini dikonsep menjadi wadah berbagai komunitas untuk bertemu. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya Outside Stage atau panggung luar yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai pagelaran seperti live music. Selain itu, taman yang dibangun di lahan seluas satu hektar tersebut juga dilengkapi dengan mini golf dan mini fitness out door.

“Pembangunan O2 Park ini didasari masih minimnya area terbuka hijau di wilayah Surabaya Timur. Dan kami berharap, O2 Park bisa menjadi salah satu destinasi wisata alternative. Rencananya, taman ini bakal dibuka untuk umum setelah Idul Fitri,” lanjut Wildan.

Ada beberapa komunitas yang sudah bekerja sama, diantaranya komunitas drone, komunitas muge, komunitas Food truck, komunitas Zumba, komunitas Saksofone dan komunitas mobil RC atau mobil remote control.

“Mereka menjadi pionir yang bisa menarik lebih banyak lagi komunitas yang akan menggunakan fasilitas di sini,” tegasnya.

Selain O2 Park, hunian ini juga dilengkapi dengan mall yang juga dikonsep menjadi mall bagi komunitas. Jika mal reguler lebih didominasi oleh tenant produk fasion, Departement Store dan tenant produk furniture, maka konsep mall komunitas ini adalah full life style. Sehingga tenan yang meramaikan mall didominasi oleh cinema, food and beverage (F&B) atau kuliner dan game.

“Kalau mal, sekarang dalam tahap pembangunan dan diharapkan bisa beroperasi akhir 2019. Walupun demikian, okupansinya sekarang sudah mencapai 78 persen. Sisanya nanti akan kami isi dengan F&B kategori Branded dan juga F&B kategori startup. Ini adalah wujud dari komitmen kami untuk ikut memajukan startup di bidang kuliner,” tambahnya.

Terkait progres pembangunan hunian apartemen, saat ini dalam tahap pembangunan tower I. Dan sudah terjual 75 persen dari total 900 unit apartemen yang tersedia di Tower I.

“Harapan kami semua bisa terjual di November 2018 sehingga di akhir tahun ini kami bisa langsung memasarkan unit Tower II,” tandas Wildan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved