Berita Blitar

Hasil Razia 10 Hari, Polres Blitar Kota Musnahkan 6.832 Botol Miras

Razia itu merupakan upaya polisi mencegah kasus orang tewas akibat menenggak minuman keras.

Hasil Razia 10 Hari, Polres Blitar Kota Musnahkan 6.832 Botol Miras
surya/samsul hadi
Ribuan botol miras berbagai merek dan arak jowo dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat di Mapolres Blitar Kota, Selasa (24/4/2018). 

SURYA.co.id | BILTAR - Polres Blitar Kota memusnahkan sebanyak 6.832 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan arak jowo, Selasa (24/4/2018).

Sejumlah miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil Operasi Tumpas Narkoba yang digelar selama 10 hari ini.

Pemusnahan ribuan botol miras disaksikan oleh perwakilan pejabat dari Pemkot Blitar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar, Pengadilan Negeri (PN), Kodim, dan sejumlah ulama di Kota Blitar.

Secara simbolis, pemusnahan miras diawali dengan pemecahan botol miras yang dilakukan Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar dan diikuti para tamu undangan.

Setelah itu, ribuan botol miras yang digeletakkan di lantai dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat barat. Dalam acara itu, Polres Blitar Kota juga melakukan deklarasi anti miras di Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan sejumlah barang bukti miras yang dimusnahkan itu disita dari sejumlah warung saat razia yang digelar Polres dan Polsek jajaran mulai 13-24 April 2018.

Polisi menyita ribuan botol miras berbagai merek dan arak jowo saat menggelar razia. Ribuan botol miras yang disita itu dijual secara ilegal dan membahayakan bagi masyarakat.

Razia itu merupakan upaya polisi mencegah kasus orang tewas akibat menenggak minuman keras.

"Di beberapa daerah seperti di Jabar, Jakarta, dan di sebagian wilayah di Jatim akhir-akhir ada orang tewas setelah minum miras oplosan. Kami berharap di Blitar jangan sampai terjadi," ujarnya.

Polisi juga mendeklarasikan gerakan anti miras. Dengan gerakan itu, polisi mengajak masyarakat untuk memerangi peredaran miras.

Polisi menggandeng ulama, organisasi masyarakat, dan pemuda untuk ikut memerangi peredaran miras.

"Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan. Kami ingin memastikan wilayah Blitar bebas miras saat bulan Ramadan," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help