Berita Surabaya

Begini Kronologi Terbongkarnya Jaringan Pengedar 5 Juta Pil Dobel L oleh Polisi Surabaya

6 Tersangka diringkus Unit Reskrim Polsek Tegalsari terkait peredaran 5 juta butir pil dobel L bermula dari kasus ditangani BNN Kota Surabaya.

Begini Kronologi Terbongkarnya Jaringan Pengedar 5 Juta Pil Dobel L oleh Polisi Surabaya
surya/ahmad zaimul haq
MARAH - Walikota Surabaya Tri Rismaharini melampiaskan amarah kepada tersangka di sela ungkap kasus hasil tangkapan 5 juta pil dobel L senilai Rp 2,25 M di Mapolrestabes Surabaya, Senin (23/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Enam tersangka yang diringkus Unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya terkait peredaran 5 juta butir pil dobel L bermula dari kasus yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya. Polsek Tegalsari yang ikut mengendus peredaran pil dobel L di wilayahnya menerima informasi akan ada pengiriman barang dari Jakarta ke Surabaya melalui ekspedisi kereta api.

Barang pil dobel L tersebut ternyata hendak dikirim  EO, asal Kelapa Gading Jakarta Utara ke Surabaya.

Polisi akhirnya menemukan jaringan di bawah EO di Surabaya, yakni EN dan AL.

EN disergap di tempat kosnya Jl Karangrejo Surabaya, Rabu (14/4/2018). Dari penangkapan ini, polisi menemukan tiga dos berisi 308.000 butir pil dobel L dan diakui EN bahwa barang itu milik AL. Polisi pun menangkapa AL saat berada di Jl Gubeng Kertajaya, Kamis (15/4/2018).

 “Saat dilakukan pengembangan, kami menemukan dan menangkap tersangka MT di Rungkut Surabaya dengan barang bukti 84 butil pil dobel L. Setelah diintrograsi, ternyata semua pil dobel L ini mengarah ke EO di Jakarta,” sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiwan, Senin (23/4/2018).

Unit Reskrim Polsek Tegalsari, lanjut Rudi, akhirnya memutuskan terbang ke Jakarta guna memburu keberadaan EO.

Hasilnya EO disergap saat hendak mengirim pil deobel L di depan kantor ekpedisi di Jl Kampung Badan Pademangan, Jakarta Utara, pada 27 Maret 2018. Dari penyergapan itu, polisi mengamankan 10 dos berisi 1 juta butir pil dobel L.

“Saat diintrogasi, EO mengaku barang milik ST dan kami menangkap saat di rumahnya Kelapa Gading Jakarta Utara,” ucap Rudi diamini Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo.

Selanjutnya tim yang ada di Jakarta diminta kembali ke Surabaya. Tapi saat perjalanan sampai di Cirebon, petugas mengetahui melalui hanphone (HP) milik EO mau ada pengiriman pil dobel L lagi dari Bandung ke Jakarta dengan jumlah 35 dos isi 3,5 juta butir pil dobel L.

 “Barang akan dikirim ke TD, warga Tangerang dan selanjutnya bakal dikirim ke Surabaya. TD kami tangkap ketika mau kirim ke epedisi di Jakarta Utara,” cetus Rudi.

Orang nomor satu di Mapolrestabes Surabaya menuturkan, aktivitas dan jaringan pil dobel L ini sudah dilakukan sejak empat tahun lalu.

Mereka menerima barang dari pabrik yang kemungkinan berada di Jawa Barat. Petugas masih melakukan pengembangan.

 “Kalau barang ini (pil dobel L) sampai beredar di masyarakat, maka akan rusak bangsa kita,” terang Rudi.

Berikut videonya:

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help