Pilkada 2018

Tim Khofifah Temukan Data Pemilih Invalid, Minta KPU Cek Kembali

Meski KPU Jawa Timur sudah menetapkan data pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Tim Khofifah Temukan Data Pemilih Invalid, Minta KPU Cek Kembali
surya/istimewa
Calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Meski KPU Jawa Timur sudah menetapkan data pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur tanggal 27 Juni 2018 mendatang, namun ternyata tim pasangan calon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak menemukan data tidak valid.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Khofifah usai menghadiri Tabligh Akbar dan Istighosah memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di Tulungagung, Minggu (22/4/2018).

Ia menyebutkan tim IT yang ia miliki menemukan ratusan ribu data pemilih yang tidak valid. "Sekarang ada tim yang tengah mengkonsolidasikan. Karena dari DPS kebetulan tim paslon 1 yaitu tim IT lebih tepatnya, menemukan data invalid," kata Khofifah.

Khofifah yang juga mantan Menteri Sosial ini menyebutkan sempat ada data yang dihapuskan dari DPS hingga akhirnya ada penetapan DPT.

"Kami terus sampaikan ke KPU. Hal-hal yang masih despute (masih menjadi perslisihan) dari data yang kami punya, kami komunikasikan," katanya.

Meski KPU sudah melakukan penetapan, dikatakan Khofifah masih ada kesempatan sebanyak 14 hari. Selama 14 setelah penetapan masih ada waktu untuk melakukan perubahan jika ada yang diperselisihkan.

Namun sayangnya Khofifah menolak untuk menjelaskan secra detail dimana ditemukan DPT invalid oleh timnya yang sekarang sedang dikomunikasikan ke KPU. Data invalid ini menurut Khofifah harus diperjelas karena akan berpengaruh dalam pemungutan suara ke depannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Jatim 2018 sebanyak 30.155.719 pemilih. Jumlah itu terdiri dari 14.840.367 laki-laki dan 15.315.352 perempuan.

Dibanding Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan bulan lalu, maka ada penurunan 230.267. DPS tercatat 30.385.986 pemilih, terdiri dari 14.960.517 laki-laki dan 15.425.469 perempuan.

Lebih lanjut Wakil Ketua Tim Pemenangan Khofifah - Emil Renville Antonio mengatakan data invalid meliputi sejumlah alasan. Mulai karena data ganda, NIK nya tidak ada, alamatnya ternyata tidak sesuai, maka hal ini harus dikomunikasikan ke KPU.

"Terkait DPT mungkin data angkanyaa tidak akan berubah, namun nanti kalau memang data invalid itu benar, maka surat panggilan untuk mencoblos tidak akan dikeluarkan," kata Renville.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved